Rabu, 23 Agustus 2017

Pemprov Lampung Tambah Dua Gedung Baru RSUDAM

id gubernur dan rsudam
Pemprov Lampung Tambah Dua Gedung Baru RSUDAM
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo (FOTO: ANTARA Lampung/ist)
...Dua gedung baru itu, yakni gedung rawat jalan berlantai empat dan gedung rawat anak, kata Gubernur Ridho...
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Pemerintah Provinsi Lampung menambah dua gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah Dr H Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung.

"Dua gedung baru itu, yakni gedung rawat jalan berlantai empat dan gedung rawat anak," kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, di Bandarlampung, Selasa.

Menurutnya, pembangunan RSUDAM akan terus dilakukan hingga tahun 2022, sehingga akan menjadi rumah sakit terbesar dan terbaik di Lampung.

Ia menjelaskan, pembenahan dilakukan agar lebih banyak ruang terbuka hijau sehingga rumah sakit dibuat seperti taman yang sejuk.

Sejak tahun 2015, lanjutnya, pembangunan fasilitas sejumlah gedung RSUDAM dilakukan hingga mengubah wajah rumah sakit rujukan tersebut.

"Targetnya, pada 2019 menjadi rumah sakit tipe A," ujarnya.

Rehabilitasi tersebut, menurutnya, membuat RSUDAM berhak mendapat sertifikat rumah sakit tipe B sebagai rumah sakit pendidikan berdasarkan akreditas versi 2012.

Ridho menjelaskan, penambahan fasilitas RSUDAM pada 2016, yakni gedung administrasi, ruang kebidanan Delima, ruang THT, mata, dan kemoterapi.

Kemudian, rehabilitasi ruang intensive care unit (ICU) dari tujuh menjadi 21 kamar, dan rehabilitasi ruang bedah dari delapan menjadi 12 ruangan.

Kemudian, lanjutnya, penambahan sejumlah bangunan juga dilakukan pada 2017. Alokasi belanja sektor kesehatan dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) mencapai 20,2 persen.

"Ini bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan," kata Ridho.

Ia menjelaskan, penampilan RSUDAM bakal seperti rumah sakit besar di kota besar lainnya, dengan lahan seluas 8,5 hektare.

"RSUDAM dikembangkan tidak hanya yang terbesar, juga terindah di Lampung, sehingga pas dengan semangat yang diusung yakni rumah sakit unggul dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian," ujarnya.

Direktur Utama RSUDAM Hery Djoko Subandriyo mengatakan bahwa dana yang digelontorkan untuk RSUDAM berkisar Rp20 hingga Rp30 miliar.

Namun sejak 2015, jumlahnya meningkat tajam. Pada 2016, anggarannya bahkan naik hingga Rp149 miliar. Pada 2017, anggarannya tetap tinggi yakni Rp98 miliar, untuk penambahan dua bangunan baru.

Peralatan medis milik RSUDAM, kata Hery lagi, setara dengan rumah sakit besar bahkan ada beberapa yang setara dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, yaitu peralatan besar seperti magnetic resonance imaging (MRI), CT-scan, peralatan operasi jantung, dan bedah syaraf.

"Totalnya ada 148 peralatan baru untuk menunjang status sebagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung," katanya lagi.

Selain menambah peralatan, kata Hery, Pemprov Lampung juga meningkatkan pendidikan tujuh dokter konsultan. "Selain penambahan fasilitas, kami juga melengkapi dokter konsultan. Beberapa dokter spesialis yang dulu sempat tidak ada seperti onkologi, kini telah ada," kata Hery pula.***4***



Budisantoso Budiman

(T.A054)

(T.A054/B/B014/B014) 16-05-2017 08:07:44

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0092 seconds memory usage: 0.35 MB