MPR RI Sosialisasi Empat Pilar di Lampung Timur

id mpr, anang prihantoro, empat pilar

Anggota MPR RI Anang Prihantoro melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia, UUD 1945, Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika kepada guru, orang tua siswa, pelajar MTS Wasilatul Huda di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Rabu (20/3) (Foto : Istimewa)

Itu bisa diwujudkan oleh guru dan orang tua kalau orang tua dan guru  berkarakter dan bisa menjadi cermin buat anak-anaknya, katanya
Bandarlampung (ANTARA) - Anggota MPR RI Anang Prihantoro melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada guru, orang tua siswa, pelajar MTS Wasilatul Huda di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Sosialisasi yang diikuti puluhan siswa, orang tua dan guru tersebut berlangsung di MTS Wasilatul Huda, Rabu (20/3) pagi.

Anggota MPR RI asal Provinsi Lampung, Anang Prihantoro dalam keteranganya di Bandarlampung, mengatakan sosialisasi itu diberikan dalam rangka membentuk karakter siswa yang berakar pada Empat Pilar Kebangsaan Indonesia.

"Pada sosialisasi itu, saya menekankan  agar guru dan orang tua mengantarkan anak-anaknya menjadi manusia dewasa yang punya masa depan cerah, mengantarkan mereka menjadi generasi emas agar anak-anak ini menjadi hadiah terindah pada masa Indonesia emas tahun 2045," katanya.

Anang menjelaskan, guna mewujudkan generasi emas itu, anak-anak harus dibekali karakter yang memiliki sikap disiplin, berorientasi cita-cita masa depan dan nasionalis, serta tidak menjadikan isu SARA sebagai sarana pergaulan memecah belah persatuan.

"Itu bisa diwujudkan oleh guru dan orang tua kalau orang tua dan guru  berkarakter dan bisa menjadi cermin buat anak-anaknya," katanya.

Karakter yang dibangun oleh guru dan orang tua wajib berakar pada empat pilar. 

"Karakter anak-anak yang berkeperibadian  Pancasila, taat Konstitusi, karakter yang merawat Bhinneka Tunggal Ika dan karakter yang setia terhadap NKRI," ujarnya. 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar