SD Teladan Pertahankan Juara Umum KOKO-MIPA

Para murid SD Negeri 2 (Teladan) Rawa Laut Kota Bandarlampung sedang menambuh alat musik tradisional asli Lampung, Gamolan. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun).

Satu-satunya peserta yang berasal dari luar daerah adalah dari SD Al Azhar 1 Jakarta."
Berita Terkait
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 (Teladan) Rawa Laut Kota Bandarlampung berhasil mempertahankan gelar juara umum kegiatan Kompetisi Kompetensi Matematika-IPA (KOKO-MIPA) tingkat SD se-Provinsi Lampung tahun 2012.

Dalam kompetensi yang berlangsung di gedung SMP Negeri 1 Bandarlampung yang diikuti 448 peserta murid kelas 6 SD se-Lampung dan satu siswa SD dari DKI Jakarta itu, SD
Teladan berhak membawa kembali piala bergilir Wali Kota Bandarlampung.

Satu-satunya peserta yang berasal dari luar daerah adalah dari SD Al Azhar 1 Jakarta.

Kepala SMP Negeri 1 Bandarlampung, Drs H Haryanto M Si melalui Ketua Komite SMP Negeri 1, Mirwan Karim SE, menjelaskan, kompetisi KOKO-MIPA itu digelar setiap tahun dan tahun ini intuk keduakalinya.

"Kompetisi KOKO-MIPA ini digelar setiap tahun dan tahun ini untuk yang keduakalinya," kata Mirwan Karim.

SD Negeri 2 (Teladan) Rawa Laut berhasil memperahankan gelar juara umum setelah menepatkan muridnya terbanyak yang meraih nilai tertinggi.

Juara I Kompetisi KOKO-MIPA tersebut adalah Farhan Rafiki (SD 2 Teladan Rawa Laut), kedua Herlian Putra (SD Negeri 2 Teladan Rawa Laut), dan juara ketiga Nadira (SD Kartika/Persit) Kota Bandarlampung.  

Kegiatan kompetisi yang dibuka Kepala Dinas P dan P Kota Bandarlampung itu, untuk penyerahan piala bergilir Wali Kota Bandarlampung kepada para juara dan juara umum antara lain dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan setempat, Tatang.

Mirwan Karim menambahkan, kegiatan itu sangat positif untuk mengetahui tingkat kompetensi, kecerdasan dan kemampuan para murid kelas VI SD dibidang ilmu pengetahuan khususnya MIPA.

Menurut dia, pihak Dinas P dan P Kota Bandarlampung sangat menyambut baik kegiatan kompetisi itu.

"Bahkan ke depan perlu dikembangkan agar kompetisi kompetensi Matematika-IPA itu diberlakukan juga bagi para gurunya, dengan menyediaan hadiah tertentu kepada para juaranya," katanya. (ANTARA).

Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar