Gudang Buku Kiko di Bandarlampung Terbakar

id gudang buku terbakar, kebakaran

Gudang Buku Kiko di Bandarlampung Terbakar

Petuugas pemadam kebakaran sedang memadamkan sisa api di Gudang buku Kiko yang terbakar Kamis dini hari (FOTO ANTARA Lampung/Roy Baskara Pratama)

Bandarlampung, (ANTARA Lampung) - Gudang buku Kiko di Kota Bandarlampung terbakar diduga akibat korsleting listrik di tempat tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kebakaran, Jalan Tanjung RT 01 Rawalaut, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, Kamis, api mulai terlihat sejak pukul 02.30 WIB.

Rumah yang diperuntukan untuk gudang tersebut, tidak pernah ada penjaga malam atau satpam sejak ditempati dua tahun lalu.

"Di lingkungan ini yang pertama kali mengetahui ada kebakaran, saya sebab pada malam itu terbangun ingin sahur untuk menjalankan puasa daud," kata Ida Mardi Pagaralam (66), warga setempat.

Dari rumah tersebut terdengar suara seperti orang jatuh, tetapi setelah ke luar terlihat api dari rumah itu dan sudah besar.

"Warga yang tinggal di samping lokasi kebakaran tersebut pun tidak mengetahui, jika samping rumahnya sudah membahayakan. Saya ke luar rumah langsung berteriak kebakaran, hingga akhirnya warga sekitar ke luar," kata dia.

Pemadam kebakaran pun akhirnya tiba pukul 03.00 WIB setelah dihubungi warga.

Guntur Kurniawan (36) rumah yang berada di samping lokasi kebakaran mengungkapkan, bahwa yang berada di dalam gudang tersebut barang yang mudah terbakar.

"Banyak buku tulis sehingga api cepat besar, untungnya setelah kami menelepon pemadam kebakaran mobil pemadam langsung datang," kata dia.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung Wisnu mengatakan pukul 03.00 WIB setelah pihaknya dihubungi oleh warga langsung meluncur ke lokasi dengan dua mobil awalnya.

"Tetapi setelah melihat situasinya kami menurunkan enam mobil, dan membutuhkan waktu enam jam untuk memadamkannya," kata dia.

Pihaknya tidak bisa memprediksi, berapa kerugian yang diderita akibat kebakaran ini dan diduga awal mulanya dari korsleting listrik.

Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.