
Program FLPP telah bangun 6.017 unit di Lampung pada 2025

Selama 2025 untuk capaian fisik, mencapai 6.017 unit rumah yang telah terbangun, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 5.324 orang
Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 6.017 unit rumah di Provinsi Lampung telah terbangun selama 2025 melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Selama 2025 untuk capaian fisik, mencapai 6.017 unit rumah yang telah terbangun, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 5.324 orang," ujar Kepala Seksi Pembinaan dan Pelaksanaan Anggaran II C Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Lampung Gwen Adhitya Amalkhan dalam Kajian Regional Fiskal di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan, dari sisi keuangan melalui pembiayaan yang diberikan pemerintah, realisasi anggaran sudah mencapai Rp636,95 miliar.
"Program ini pun telah menjangkau atau melibatkan 10 bank dalam melakukan pembiayaan perumahan bagi masyarakat," katanya.
Gwen melanjutkan telah ada pula 177 pengembang di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung yang ikut serta dalam pengembangan hunian bagi masyarakat melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.
"Dalam pengembangan hunian bagi masyarakat Kementerian Keuangan melalui Special Mission Vehicles (SMV) memiliki opsi pembiayaan kreatif bagi pemerintah daerah melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF)," ucap dia.
Kehadiran PT SMF tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pembiayaan kepemilikan rumah bagi masyarakat di daerah yang dapat disalurkan melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.
"Lalu melalui PT SMF juga dapat membantu penyediaan dana perbaikan rumah kumuh atau tidak layak huni, dan pemanfaatan lahan idle pemerintah daerah untuk membangun kawasan hunian bagi masyarakat," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
