Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran

id ydash,disporapar,metro

Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran

Sosialisasi program Y-Dash dari Disporapar Kota Metro kepada mahasiswa, pelajar dan wirausaha sebagai salah satu upaya tekan angka pengangguran. ANTARA/HO

Para mentor diharapkan dapat berbagi pengalaman praktis dan wawasan sesuai kebutuhan peserta,

Metro (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Lampung, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggencarkan sosialisasi layanan konsultasi dan mentoring wirausaha yang menyasar pelaku usaha, pelajar, serta mahasiswa.

Program ini digulirkan sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan usia produktif.

Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Disporapar Kota Metro Septinawaty mengatakan, Disporapar saat ini sudah menghadirkan layanan Youth Digital dan Smart Hub (Y-Dash). Layanan ini dirancang untuk memberikan pendampingan komprehensif bagi calon wirausaha maupun pelaku usaha pemula.

“Iya masyarakat, pemuda, pelajar dan lainya bisa mengakses layanan ini melalui handphone di https://bit.ly/LayananWirausahaPoraparMetro. Nanti pendampingan yang diberikan meliputi konsultasi perencanaan bisnis, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan usaha, pengembangan produk, hingga penguatan branding dan konten digital,” kata dia, di Metro, Kamis.

“Jadi melalui layanan Y-Dash, kami ingin memastikan masyarakat, pelajar, dan mahasiswa tidak hanya memiliki minat berwirausaha, tetapi juga dibekali pengetahuan dan pendampingan yang tepat agar usahanya berkelanjutan,” ujarnya lagi.

Dia menjelaskan, nantinya masyarakat yang mengakses Y-Dash bisa mendaftar konsultasi, memilih topik pembahasan, menentukan jadwal, hingga memilih metode pendampingan. Konsultasi dapat dilakukan secara tatap muka, daring melalui konferensi video, chat, maupun telepon.

Dia menjelaskan, layanan wirausaha ini melibatkan mentor dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga content creator.

"Para mentor diharapkan dapat berbagi pengalaman praktis dan wawasan sesuai kebutuhan peserta, sehingga pendampingan tidak hanya bersifat teoritis," katanya pula.

Menurut Septinawaty, sasaran utama program ini adalah pelaku wirausaha pemula, pelajar tingkat SMA/sederajat, serta mahasiswa yang ingin memulai usaha sejak dini. Dengan memperluas akses konsultasi dan monitoring, pemerintah daerah berharap mampu mencetak wirausaha baru sekaligus meningkatkan daya saing pemuda di Kota Metro.

“Jika semakin banyak pemuda yang mandiri secara ekonomi melalui wirausaha, maka dampaknya akan langsung terasa pada penurunan angka pengangguran,” katanya lagi.

Disporapar Metro menargetkan sosialisasi layanan ini menjangkau seluruh sekolah, perguruan tinggi, serta komunitas usaha di Kota Metro, agar pemanfaatan layanan wirausaha dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Baca juga: Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
Baca juga: Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran

Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.