Bandarlampung (ANTARA) - Nusantara Lampung FC secara resmi melepas pelatih Apridiawan seiring dengan tren negatif yang dialami tim selama berlaga di Grup A Liga Nusantara 2025/2026.
"Nusantara Lampung FC menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Coach Apridiawan yang kini tidak lagi bersama tim," sebut pernyataan tim yang dikutip dari akun Instagram resmi Nusantara Lampung FC yang dipantau di Bandarlampung, Senin.
Apridiawan dilepas usai Nusantara Lampung FC kalah 0-1 dari PSDS Deli Serdang pada Minggu (11/1) di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, sehingga menutup peluang tim untuk lolos promosi ke Liga 2 (Championship).
Meski demikian, manajemen tim akan terus mengingat jasa Apridiawan selama mengawal tim sejak dimulainya pertandingan di Grup A Liga Nusantara 2025/2026 pada akhir November 2025 lalu.
"Kontribusi, dedikasi serta komitmen yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan Nusantara Lampung FC. Setiap proses yang dilalui bersama akan selalu kami kenang," sebutnya.
Manajemen tim juga mengucapkan semoga sukses untuk karir pelatih yang mempunyai lisensi A AFC ini kedepannya.
"Semoga sukses dan kelancaran menyertai langkah coach ke depan. Terima kasih," lanjut pernyataan tim.
Saat ini, Nusantara Lampung FC berada di peringkat tiga Grup A dengan poin 12 dari hasil tiga kali menang, tiga kali imbang dan empat kali kalah. Peringkat pertama grup dikuasai Dejan FC dengan 23 poin.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Nusantara Lampung FC memperlihatkan kualitas permainan yang menurun karena beberapa pemain utama mengalami cedera dan terkena akumulasi kartu.
Sebelum kalah melawan PSDS Deli Serdang, tim sempat ditahan Batavia FC 0-0 dan Persipa Palu 1-1, serta kalah dari Dejan FC 0-3.
Padahal, tim sempat mencatatkan raihan positif dalam empat pertandingan pertama. Nusantara Lampung FC tercatat menang 2-1 lawan Batavia FC, menang 5-1 atas PSDS Deli Serdang, kalah 1-2 dari Dejan FC serta seri tanpa gol lawan Persipa Palu.
Format kompetisi Liga Nusantara 2025/2026 adalah turnamen yang ter-sentralisasi dan berlangsung tiga putaran. Masing-masing grup, terdiri atas lima hingga enam klub.
Terdapat empat grup dalam kompetisi, dengan juara masing-masing grup melaju ke babak semi final. Sementara itu, peringkat 2-5 bertahan di Liga Nusantara, dan peringkat terbawah akan degradasi ke Liga 4.
