Lampung Selatan (ANTARA) - Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) M. Syaiful Anwar menyebutkan, Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar ke XI tahun 2025, menjadi momentum penting dalam regenerasi kader politik muda yang berintegritas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Musda Partai Golkar yang ke XI tahun 2025, di GOR Mustafa Kemal, Kecamatan Kalianda, Rabu (17/12).
"Saya menilai Musda ini sebagai bagian penting dari ekosistem demokrasi daerah, bukan semata agenda internal partai. Dan Musda juga merupakan forum kedaulatan organisasi, sarana konsolidasi, sekaligus ruang regenerasi kepemimpinan politik yang sah dan bermartabat,” kata Wabup Lamsel di Kalianda, Rabu.
Ia menegaskan, regenerasi politik menjadi keharusan bagi partai politik yang ingin terus relevan di tengah perubahan zaman.
Oleh sebab itulah, ia menekankan pentingnya membangun karakter kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas dan semangat perjuangan yang kuat.
"Golkar memiliki pengalaman panjang dan kontribusi signifikan dalam pembangunan daerah, sehingga diharapkan dapat terus menghadirkan praktik politik yang menyejukkan, solutif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kata dia, partai ingin memastikan proses kaderisasi berjalan berkelanjutan, dari tingkat desa hingga nasional.
"Saya berharap siapa pun yang terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Lampung Selatan dapat menjaga soliditas organisasi, memperkuat kepercayaan publik terhadap politik, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Razak, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan ruang pengambilan keputusan strategis guna memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Melalui Musda ini, kita menegaskan kembali posisi Partai Golkar sebagai kekuatan utama dalam pelayanan publik serta memperkuat konsolidasi struktural organisasi,” ujar Hanan.
Menurut dia, tiga agenda utama yang harus dijalankan oleh kepengurusan terpilih. Pertama, membangun struktur kelembagaan partai. Kedua, mendorong kader agar aktif turun bertemu masyarakat guna meningkatkan elektabilitas. Ketiga, menjalankan program yang relevan sesuai kebutuhan warga, seperti penguatan ekonomi UMKM serta pemberdayaan pemuda dan perempuan.
“Partai Golkar Lampung Selatan harus tampil sebagai role model organisasi politik yang dekat dengan rakyat, responsif terhadap persoalan sosial, dan mampu memberikan solusi nyata,” katanya.
Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan Musda, jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Lampung bersama Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar dan Ketua DPRD setempat Erma Yusneli melaksanakan kegiatan Gerakan Lampung Menanam (Gelam) itu diisi oleh pohon buah-buahan seperti alpukat, durian, jambu, kelengkeng, belimbing, dan mangga yang di tanam di lahan kosong GOR Mustafa Kemal.
