Unila terima 1.426 mahasiswa baru melalui jalur Simanila

id Lampung ,Bandarlampung ,Unila,mahasiswa baru Unila

Unila terima 1.426 mahasiswa baru melalui jalur Simanila

Wakil Rektor I Universitas Lampung Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, saat memaparkan terkait mahasiswa baru melalui jalur Simanila di Bandarlampung, Rabu (17/7/2025). ANTARA/Dian Hadiyatna

Dari total pendaftar tersebut yang hadir saat ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebanyak 2.470 orang dan jika dibandingkan dengan kuota yang tersedia, persaingannya 1 banding 4

Bandarlampung   (ANTARA) - Universitas Lampung (Unila) menerima sebanyak 1.426 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) Tahun 2025 dari total pendaftar 2.761 orang.

"Dari total pendaftar tersebut yang hadir saat ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebanyak 2.470 orang dan jika dibandingkan dengan kuota yang tersedia, persaingannya 1 banding 4,” kata Wakil Rektor I Universitas Lampung Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, di Bandarlampung, Rabu.

Dia juga mengatakan bahwa Simanila 2025 terbagi dalam beberapa jalur dengan ujian tulis menjadi yang paling banyak diminati dengan 1.805 orang pendaftar, afirmasi prestasi khusus 72 pendaftar, afirmasi PMPAP 867 pendaftar.

"Lalu Afirmasi Anak Dosen/Tenaga Kependidikan 17 pendaftar, Studi Lanjut D3 ke S1 20 pendaftar, dan Jalur Kelas Internasional FEB tidak ada pendaftar," kata dia.

Ia mengatakan beberapa program studi favorit masih menjadi magnet utama calon mahasiswa. Di antaranya adalah S1 Ilmu Hukum, S1 Kedokteran, S1 Manajemen, D3 Perpajakan, S1 Ilmu Pemerintahan, S1 Farmasi, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Administrasi Bisnis, D3 Akuntansi, dan D3 Teknik Sipil.

"Nilai tertinggi pada UTBK Simanila 2025 mencapai 783,8929, dengan rata-rata nilai peserta sebesar 552,9674," kata dia.

Meski begitu, lanjut dia, Unila mencatat masih ada program studi yang kuotanya belum terisi penuh, baik dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun Mandiri. Bahkan, ada prodi yang baru terisi 50 persen dari total kuota.

"Kami akan segera mengambil langkah untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun untuk skema pastinya masih dibahas. Bisa saja diambil dari nilai seleksi yang sudah ada, atau opsi lain,” kata Prof. Suripto.

Baca juga: Unila-ITB beradu ide kembangkan potensi wisata di Teluk Kiluan

Baca juga: Itera-Unila jadi tuan rumah pelaksanaan KKN Internasional II

Baca juga: Unila sebut adanya kekerasan fisik dan psikis pada Diksar Mahapel


Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.