BPBD Bandarlampung imbau warga waspadai dampak cuaca ekstrem

id Lampung ,Bandarlampung ,Kota Bandarlampung,BPBD,bencana,banjir

BPBD Bandarlampung imbau warga waspadai dampak cuaca ekstrem

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar Saputra dimintai keterangan di Bandarlampung, Kamis (8/1/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem tersebut didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, Lampung mengimbau warga mewaspadai dampak cuaca ekstrem, berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari, Maret, dan April mendatang.

"Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem tersebut didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana, sehingga masyarakat diminta untuk waspada," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar Saputra di Bandarlampung, Kamis.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD juga meminta masyarakat berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan.

“Sesuai dengan imbauan Wali Kota Bandarlampung, masyarakat diminta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan sampah dan saluran drainase yang tersumbat guna mengurangi risiko banjir atau genangan air,” katanya.

Selain itu, ujar dia, warga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika terjadi hujan disertai angin kencang dan petir.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon atau di dekat papan reklame karena dapat membahayakan keselamatan,” kata dia.

Terkait dengan kesiapsiagaan, BPBD Kota Bandarlampung menyiagakan personel selama 24 jam setiap hari dengan jumlah sekitar 25 hingga 30 personel.

"BPBD juga didukung oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait lainnya seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan jika dibutuhkan. Tentunya koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan apabila terjadi bencana,” kata dia.

Dia menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di kota ini masih berpotensi terdampak banjir atau genangan air apabila hujan dengan intensitas tinggi dan lama mengguyur Bandarlampung.

"Wilayah yang berpotensi terdampak banjir di kota seperti di antaranya Kecamatan Way Halim, Tanjung Senang, beberapa titik di Rajabasa, serta Kedamaian," kata dia.


Baca juga: Kemendagri wajibkan daerah se-Indonesia untuk bentuk dan perkuat BPBD

Baca juga: BPBD ingatkan masyarakat waspada banjir di pinggir sungai dan pesisir Lampung

Baca juga: BPBD Lampung: Waspada bencana dengan indikasi awan Cumulonimbus

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.