Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan bahwa pihaknya akan membantu memperkuat pengawasan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) guna meminimalisasi kejadian kecelakaan kendaraan akibat peningkatan volume kendaraan setelah adanya kenaikan tarif Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
"Selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kemarin, memang ada penurunan jumlah kendaraan yang melintas baik di Tol Bakauheni-Terbanggi sebesar 6 persen atau 39.068 kendaraan. Sedangkan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung turun 7 persen atau sekitar 21.410 kendaraan," ujar Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan penurunan jumlah kendaraan yang melintas tersebut merupakan dampak atas adanya kenaikan tarif yang diberlakukan pada 27 November 2025.
"Dengan adanya hal tersebut maka banyak kendaraan terutama truk yang memilih melintasi jalan lintas Sumatera. Dan akhirnya pada 31 Desember 2025 kemarin ada kecelakaan yang cukup fatal di daerah Tarahan Lampung Selatan dengan jumlah korban meninggal dunia tiga orang," katanya.
Dia menjelaskan dengan adanya kejadian kecelakaan serta perubahan pemilihan rute para pengendara yang memilih melalui jalan lintas Sumatera, atau jalan nasional dan jalan provinsi. Maka pihaknya dengan pihak terkait akan berupaya meningkatkan pengawasan di lapangan.
"Atas banyaknya kendaraan yang tidak melalui Jalan Tol Trans Sumatera, maka memastikan keselamatan pengendara menjadi atensi kami. Pengawasan salah satunya dengan memastikan kendaraan yang melintas layak jalan akan terus dilakukan," ucap dia.
Menurut dia, selain memastikan kelayakan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, juga akan meningkatkan sosialisasi kepada pengguna jalan agar menerapkan berbagai aturan berkendara yang aman, untuk memastikan keselamatan pengguna jalan raya.
"Lalu perlu juga dilakukan antisipasi dengan memastikan pemeliharaan jalan dapat terus ditingkatkan karena telah banyak jalan yang bergelombang dan berlubang. Oleh karena itu perlu dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan keamanan berkendara bagi masyarakat," tambahnya.
