Bandarlampung (ANTARA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menyatakan bahwa di Provinsi Lampung terdapat total 27 galeri investasi guna memperkuat pengembangan pasar modal di provinsi tersebut.
"Pada 2025 kemarin tercatat total ada 27 galeri investasi yang tersebar di berbagai lokasi seperti di kampus, sekolah dan desa," ujar Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung Hendi Prayogi saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan 27 unit galeri investasi pasar modal tersebut bertujuan sebagai pusat edukasi mengenai pasar modal bagi generasi muda serta masyarakat desa.
"Ini jadi pusat edukasi, fungsinya membantu masyarakat terutama di desa. Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh dari desa ke pusat Kota Bandarlampung," katanya.
Hendi menjelaskan di akhir 2025 pihaknya pun telah menambah sejumlah galeri investasi di sejumlah kantor pemerintahan seperti di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, dan sejumlah kantor pemerintah kabupaten.
"Awal tahun ini akan dibuka juga galeri investasi di Kantor Pemerintah Kota Metro tepatnya di Mal Pelayanan Publik Metro, kemudian yang masih proses ada di Pemerintah Kota Bandarlampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat," ucap dia.
Ia melanjutkan tercatat sudah lebih dari 9.000 aparatur sipil negara (ASN) yang ikut serta berinvestasi di pasar modal.
"Ada sejumlah pemerintah kabupaten lain lagi yang masih dalam proses pembuatan galeri investasi karena para ASN sangat antusias untuk mengenal pasar modal," tambahnya.
Menurut dia, untuk jumlah investor muda di Provinsi Lampung khususnya generasi millenial dan gen Z cukup mendominasi dengan persentase 60-70 persen dari total investor di Lampung pada 2025 yang mencapai 424.091 investor.
"Sosialisasi pasar modal di tingkat sekolah dan perguruan tinggi tentunya terus dilakukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal," ujar dia.
Ia mengatakan saat ini ada Program Galeri Investasi di perguruan tinggi dan juga Galeri Investasi Edukasi di sekolah. Sehingga dapat dijadikan tempat bagi mahasiswa serta siswa mendapatkan informasi terkait pasar modal di kampus atau sekolah.
Baca juga: BEI Lampung sebut 25.641 orang peroleh edukasi melalui Sekolah Pasar Modal
Baca juga: Tiga perusahaan raksasa siap IPO dari sektor tambang-finansial
Baca juga: Pemkab Lampung Selatan dukung ASN jadi investor pasar modal
