Kim Kardashian merasa "hancur" ketika dikomentari saat hamil

id kim kardashian,britney spears

Kim Kardashian merasa "hancur" ketika dikomentari saat hamil

Kim Kardashian pada 7 November 2015 (REUTERS/Jonathan Alcorn)

Jakarta (ANTARA) - Kim Kardashian menegur orang-orang yang merundung dan berkomentar jahat soal tubuh orang lain, mengingat rasa malunya ketika mendapat komentar tak enak akibat bobotnya naik 27 kg saat hamil anak pertama.

Dalam unggahan di Instagram, Kim menceritakan dia akhirnya menonton dokumenter tentang Britney Spears dan dia ingat ketika hamil pada 2013 tubuhnya yang sudah membesar dibandingkan dengan paus pembunuh.

Dia bahkan dibandingkan dengan Kate Middleton, istri Pangeran William, yang hamil bersamaan dengannya.

"Setiap hari saya menangis atas apa yang terjadi kepada tubuh saya, terutama dari tekanan dibandingkan dengan apa yang masyarakat anggap tubuh orang sehat, juga dibandingkan dengan Shamu si Paus oleh media," tulis dia, menyebut nama mamalia yang biasa tampil di SeaWorld.

"Setiap pekan saya dipermalukan dengan berita yang membuat saya tidak percaya diri, saya tidak bisa keluar rumah selama beberapa bulan setelahnya. Itu menghancurkan saya," kata Kim.

Pengusaha kosmetik dan bintang media sosial itu mengatakan dia teringat momen itu ketika menonton dokumenter terbaru Britney Spears, menelusuri popularitas bintang pop dan pemberitaan tentang gangguan kesehatan mentalnya pada 2007.

Kim mengatakan dokumenter itu membuatnya bersimpati kepada Britney. Dia mengatakan, media bisa menimbulkan trauma dan menghancurkan orang sekuat apa pun.

"Tiada yang pantas diperlakukan kejam atau dihakimi demi hiburan," tulis dia.

Kim melahirkan putrinya, North, pada Juni 2013. lalu seorang putra bernama Saint pada 2015. Selanjutnya dia memiliki dua anak lain dari ibu pengganti karena komplikasi kesehatan. Bulan lalu Kim mengajukan perceraian dari rapper Kanye West, suami yang dinikahinya selama hampir tujuh tahun, Reuters dikutip Sabtu.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar