Anggota DPR RI silaturahmi dengan Forsilat Lampung Selatan

id Lampung, dpr ri, forsilat, lampung selatan

Anggota DPR RI silaturahmi dengan Forsilat Lampung Selatan

Anggota DPR RI silahturahmi dengan Forsilat Lampung Selatan (ANTARA/Tim Rycko Menoza)

Silaturahmi bukan sekedar kumpul makan, tetapi kita saling bantu, saling bersinergi satu sama lain untuk kemaslahatan orang banyak, guyub, dan saling memberikan informasi terkini

Bandar Lampung (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Menoza menggelar acara silaturahmi bersama Forum Silaturahmi Pejabat Lampung Selatan (Forsilat) 2010-2015 di era kepemimpinannya saat menjabat sebagai bupati, Jumat (9/1).

Di penghujung reses masa sidang ke II tahun 2025, Rycko berkesempatan silaturahmi dengan para pejabat Lampung Selatan, baik yang masih aktif atau yang purna tugas, dengan peserta sekitar 60 orang.

Dalam pidatonya, Rycko juga memaparkan forum ini telah terbentuk lama sejak ia melepaskan jabatan kepala daerah di Lampung Selatan.

"Silaturahmi bukan sekedar kumpul makan, tetapi kita saling bantu, saling bersinergi satu sama lain untuk kemaslahatan orang banyak, guyub, dan saling memberikan informasi terkini," ujar Rycko

Rycko juga memberikan motivasi hingga saran kepada pejabat Lampung Selatan, yang saat ini purna tugas atau yang masih bertugas, agar mereka bisa lebih memperkuat, saling mengingatkan dan saling mendukung.

"Forsilat adalah tempat di mana kita bersilaturahmi, kita wajib bangun bersama dengan semangat gotong royong ketulusan. Menata langkah menyiapkan strategi untuk memperkuat tali silaturahmi serta persaudaraan," ucap Rycko.

Selain itu, Rycko mengharapkan semasa menjabat sebagai DPR RI dapat memanfaatkan peran untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat Dapil Lampung 1, khususnya untuk Forsilat.

"Saya ingin Forsilat dapat bersinergi dengan program-program pemerintah, memanfaatkan peran saya di DPR kalau ada kegiatan yang bisa dilakukan di wilayah tempat tinggal, saya terbuka menerima aspirasi," katanya.

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.