Bhayangkara rekrut Bernard Henry Doumbia untuk perkuat lini penyerangan

id bhayangkara presisi lampung,bernard henry cedric doumbia,super league,kompetisi,sepak bola

Bhayangkara rekrut Bernard Henry Doumbia untuk perkuat lini penyerangan

Penyerang berkebangsaan Pantai Gading Bernard Henry Cedric Doumbia saat diperkenalkan Bhaayangkara Presisi Lampung FC. (ANTARA/Instagram/@bhayangkarafc/Satyagraha)

Please welcome new forward @henrydoumbia1

Bandarlampung (ANTARA) - Bhayangkara Presisi Lampung FC resmi merekrut penyerang berkebangsaan Pantai Gading Bernard Henry Cedric Doumbia untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025/2026.

"Please welcome new forward @henrydoumbia1," sebut akun Instagram resmi Bhayangkara Presisi Lampung, yang dipantau di Bandarlampung, Jumat.

Penyerang gaek berusia 33 tahun yang sudah malang melintang berkiprah di kompetisi Asia ini sebelumnya memperkuat PDRM FC yang berkompetisi di Liga Malaysia.

Penyerang yang tercatat pernah bermain di Chainat Hornbill, Nakhon Ratchasima, Al-Arabi SC, Qadsia SC, Al-Wehdat dan Emirates ini diproyeksikan untuk mulai bermain pada putaran kedua kompetisi.

Doumbia yang lama bermain di Liga Thailand diharapkan bisa menambah ketajaman lini depan Bhayangkara yang hingga berakhirnya putaran pertama liga masih kesulitan dalam mencetak gol.

Pada putaran pertama, Bhayangkara tercatat hanya mencetak 13 gol dari 16 pertandingan, atau terendah kedua setelah Semen Padang yang hanya memasukkan 11 gol.

Sebelumnya, tim yang bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung ini telah melepas dua pemain Shanyder Borgelin dan Andres Nieto yang dinilai tidak berkontribusi kepada klub.

Rumor yang beredar Bhayangkara juga akan memperkuat tim dengan merekrut eks penyerang sayap Persis Solo Moussa Sidibe dan striker Dewa United Privat Mbarga.

Bhayangkara yang sekarang berada di posisi 9 klasemen liga akan melanjutkan perjuangan di Super League dengan menjalani laga tandang melawan PSBS Biak pada Senin (12/1).

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.