Tingkar hunian hotel di kawasan wisata Berastagi dan Parapat Sumut mulai meningkat

id Hotel Berastagi, Hotel Parapat, Hotel Sibayak, PHRI Sumut, Dinas Pariwisata Sumut,wisata sumut

Tingkar hunian hotel di kawasan wisata Berastagi dan Parapat Sumut mulai meningkat

General Manager Hotel International Sibayak,  Berastagi, Karo, Dedi Nelson di Berastagi, Karo. (Antara Sumut/Istimewa)

Diyakini permintaan kamar hotel akan semakin meningkat di era normal baru

Medan (ANTARA) - Tingkat hunian hotel berbintang di kawasan wisata Berastagi, Kabupaten Karo dan Parapat, Kabupaten Simalungun mulai bergerak naik memasuki era normal baru.

"Sudah semakin banyak pesanan kamar hotel dan manajemen tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar General Manager Hotel International Sibayak, Berastagi, Dedi Nelson di Karo, Rabu.

Menurut dia, permintaan kamar hotel sudah terjadi sejak pertengahan Juni dengan alasan tamu mencari ketenangan di tengah pandemi COVID-19.

"Diyakini permintaan kamar hotel akan semakin meningkat di era normal baru," ujarnya.
Baca juga: Pengelola wisata di Sumut harus tegas terapkan protokol kesehatan
 

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Deny S Wardhana, menyebutkan, hunian hotel di Sumut memang terus meningkat.

"Bahkan di Parapat, Danau Toba, hunian hotel akhir pekan lalu dilaporkan lebih dari 50 persen," katanya.

Deny menyebutkan, manajemen hotel tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan bisnisnya.

"BPP PHRI sudah mengeluarkan panduan untuk hotel dalam menjalankan bisnisnya di era normal baru di tengah masih adanya pandemi COVID-19," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumut, dr Ria Novida Telaumbanua, menyebutkan, Dinas Pariwisata Karo belum mengizinkan objek wisata di Karo dibuka resmi.

"Kalaupun ada yang beroperasi karena sudah memenuhi protokol kesehatan," katanya.
Baca juga: Sumut, Aceh, Sumbar, Sumsel, Lampung masih tetap diincar pengusaha pariwisata Malaysia

Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar