Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG ) - Polda Lampung akan menyiagakan personel di 14 titik pengamanan, yang dianggap rawan kejahatan di Pelabuhan Bakauheni.
"Ada 14 titik yang menjadi perhatian khusus kita untuk pengamanan di sekitar pelabuhan, mengenai teknis dan jumlah personel akan dibicarakan lebih mendalam dengan Forkompimda," kata Kapolda Lampung Brigjen SUlistyo Ishak.
Kapolda juga menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ASDP Pelabuhan Bakauheni untuk menyediakan kamera CCTV demi membantu pengamanan.
"Ada 44 kamera CCTV yang disebar di Pelabuhan Bakauheni," kata dia.
Secara umum, dia menerangkan, pengamanan dan antisipasi lonjakan arus mudik di wilayah Lampung oleh Polda dan Forkompinda Lampung dalam kondisi relatif siap, dan tidak ada masalah.
"Tinggal menekankan teknis pelaksanaan, yang dikoordinasikan dengan berbagai instansi, mulai dari dinkes, forkompimda, dishub, dan kepolisian," kata dia.
Operasi Ketupat Krakatau akan dilakukan pada H-10 hingga H+10 Lebaran 2011, yang diperkirakan akan jatuh pada awal September 2011.
Sebelumnya, Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Heru Puswanto mengatakan, pihaknya akan berupaya mengantisipasi penumpukan kendaraan saat angkutan mudik Lebaran (Idul Fitri) 1432 Hijriyah.
"Kami akan mengoptimalkan layanan seluruh dermaga untuk mengatasi penumpukan tersebut dengan pengaturan penyeberangan maksimal," kata dia, di Bakauheni.
Dia mengatakan, saat Lebaran nanti pihaknya akan memberlakukan skala prioritas atau jalur khusus bagi penyeberangan kendaraan roda dua, dan truk yang biasanya memicu penumpukan karena jumlahnya meningkat drastis.
Ia menjelaskan, dermaga IV dan V akan digunakan sebagai tempat sandar-tolak kapal yang mengangkut kendaraan terutama kendaraan truk besar agar tidak ikut mengantre di dermaga I, II, III.
Selain itu, pihaknya akan memberlakukan skala prioritas penyeberangan truk sembako dan nonsembako jika penumpang mengalami peningkatan signifikan terutama mulai memasuki H-7 Lebaran.
"Peningkatan penumpang kami prediksikan akan meningkat sekitar 10 persen pada saat angkutan mudik," kata dia.
(Ant)
