Bandarlampung (ANTARA) - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI mengunjungi Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung untuk melihat program smart village dan simulasi pemilihan kepala pekon (pilkakon) e-Voting.
“Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk keperluan dalam demokrasi, maka Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Pemkab Pringsewu untuk melakukan uji coba/simulasi penerapan e-Voting dalam pemilihan kepala desa/pekon yang dipusatkan di Pekon Podomoro, Kabupaten Pringsewu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Lampung Ahmad Saefullah, Selasa.
Menurutnya, program smart village dan simulasi pilkakon e-Voting ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu.
“Semoga berjalan dengan lancar program ini,” katanya pula.
Bupati Pringsewu Sujadi menyampaikan selamat datang kepada Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Yusharto Huntoyungo, dan Kepala Balai Pemerintahan Desa Ditjen Pemerintahan Desa Kemendagri RI Irsan atas kunjungan peninjauan program smart village di Kabupaten Pringsewu sekaligus simulasi e-Voting pemilihan kepala pekon.
“Kami sangat menyambut baik program smart village, karena ini merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Lampung sebagai solusi dan alternatif pelayanan untuk mewujudkan desa yang cerdas,” kata Sujadi.
Ia menjelaskan, smart village merupakan salah satu program yang fokus kepada akselerasi pelayanan masyarakat melalui dukungan teknologi yang canggih, khususnya pelayanan terkait literasi internet, layanan perpustakaan desa, digitalisasi, administrasi desa, dan e-Participation, hal ini diharapkan dapat memberikan solusi yang terbaik dalam penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pringsewu.
Program Smart Village di Kabupaten Pringsewu terdapat dua pekon yang menjadi sasaran, yaitu Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, dan Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo. Kedua pekon tersebut sudah mendapat pembinaan dan pendampingan secara khusus dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD).
“ke depan saya harap kedua pekon ini dapat dijadikan tempat belajar oleh pekon-pekon yang lain, sehingga di tahun 2021 ini 126 pekon di Kabupaten Pringsewu dapat melaksanakan program smart village,” katanya pula.
Untuk pemilihan kepala pekon serentak di Kabupaten Pringsewu telah melalui beberapa tahapan yang pelaksanaanya mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017, ada 48 pekon yang akan melaksanakan pilkakon secara serentak yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Pringsewu.
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Yusharto Huntoyungo mengatakan, dalam rangka Program Smart Village dan Simulasi e-Voting Pilkakon di Kabupaten Pringsewu, Pekon Podomoro terpilih menjadi lokasi simulasi dan uji coba pemilihan kepala desa/pekon secara e-Voting oleh Kemendagri.
Pemilihan e-Voting ini sangatlah efektif, karena memanfaatkan kemajuan teknologi terlebih di masa pandemi saat ini, simulasi e-Voting yang dilakukan saat ini bukan untuk dilaksanakan dalam pemilihan kepala pekon saat ini, namun hanya ingin mencoba menguji keandalan sistem, efektivitas serta kelayakan sistem itu sendiri dan tentunya sesuai dengan Juklak KPU, karena Kemendagri memang sudah merancang agar ke depan pemilihan kepala pekon/desa tidak lagi dilaksanakan secara manual namun secara e-Voting.
“Kami akan terus berupaya melakukan terobosan-terobosan terbaik untuk kemajuan, pada masa pandemi saat ini protokol kesehatan sangatlah penting untuk diterapkan dalam pelaksanaa pilkades supaya tidak mengundang kerumunan, maka saran saya apakah sebaiknya pemilih diundang berdasarkan jam supaya terjadwal bergantian, dan tolong dilakukan edukasi dan pendampingan untuk para lansia,” katanya pula.
Acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Yusharto Huntoyungo, Kepala Balai Pemerintahan Desa Ditjen Pemerintahan Desa Kemendagri RI Irsan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Lampung Ahmad Saefullah, Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung Sukismanto Aji, Sekda Kabupaten Pringsewu, Wakil Ketua II DPRD Pringsewu, Dandim 0424 Tanggamus, Kapolres Pringsewu, para Asisten Setdakab Pringsewu, Kepala OPD Pringsewu, para camat se-Kabupaten.Pringsewu dan tamu undangan.
Baca juga: Tingkatkan kemajuan Desa, Kadis DPMP ikuti Sosialisasi Smart Village tahun 2020
Baca juga: Pj Bupati Pesisir Barat hadiri FGD lokus Smart Village
