SMAN 9 Bandarlampung perbaiki kesalahan dalam PPDB jalur afirmasi

id PPDB,SMAN 9 Bandarlampung,jalur afirmasi SMA 9

SMAN 9 Bandarlampung perbaiki kesalahan dalam PPDB jalur afirmasi

Pihak SMAN 9 Bandarlampung sedang memproses calon siswa yang tertolak oleh sistem PPDB jalur afirmasi (keluarga tidak mampu), di Bandarlampung, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Alhamdulillah, tadi calon siswa yang tertolak oleh sistem tersebut sudah kemari untuk memberikan berkas-berkasnya
Bandarlampung (ANTARA) - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Kota Bandarlampung, di Provinsi Lampung memperbaiki adanya kesalahan pada sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur afirmasi, sehingga ada seorang calon siswa yang ditolak masuk ke sekolah ini oleh sistem secara dalam jaringan (daring) sebanyak dua kali.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 9 Bandarlampung Indra Suciyani, di Bandarlampung, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya sudah memproses calon siswa tersebut karena memang data-data yang bersangkutan memenuhi syarat untuk masuk ke sekolahnya melalui jalur keluarga tidak mampu (afirmasi).

"Alhamdulillah, tadi calon siswa yang tertolak oleh sistem tersebut sudah kemari untuk memberikan berkas-berkasnya, tapi tetap kami akan lakukan verifikasi ulang sebab data kemarin yang masuk adalah data upload," kata dia.

Dia menjelaskan bahwa semua siswa yang sudah diterima pasti akan dicek kembali data-datanya meskipun secara zonasi, afirmasi, dan surat domisili memenuhi syarat untuk masuk ke SMAN 9 Bandarlampung.

"Bagusnya lagi bisa ketemu langsung siswa dan keluarga untuk memastikan benar tinggal di rumahnya sudah lama," ujarnya lagi.

Suciyani juga menyebutkan bahwa pada PPDB tahun 2020 ini, SMAN 9 Bandarlampung menerima sebanyak 320 siswa baru dengan empat jalur penerimaan, yaitu zonasi, prestasi, afirmasi, dan pindah tugas orang tua.

"Dari jalur zonasi, kami menerima siswa 50 persen dari daya tampung, kemudian perpindahan orang tua 5 persen, prestasi 30 persen, dan afirmasi 15 persen," kata dia pula.
Baca juga: Psikolog Octa Reni bekali kelas inspirasi siswa SMAN 9 Bandarlampung


Operator PPDB SMAN 9 Bandarlampung Ichsan Tito yang juga Panitia PPDB sekolah ini, menjelaskan bahwa data-data calon siswa atas nama Nurul Intan Pratiwi yang tertolak sistem tersebut sudah melewati verifikasi dan seharusnya memang masuk ke sekolah ini.

"Dari data-data anak tersebut semuanya sesuai tidak ada masalah dan memenuhi syarat, dia juga salah satu orang penerima Program Indonesia Pintar, tapi kami juga tidak tahu kenapa sampai ditolak dua kali karena di sistem juga tidak ada keterangan kenapa ditolak," ujarnya pula.

Atas kejadian tersebut, pihak SMAN 9 Bandarlampung pun meminta maaf kepada calon siswa tersebut, karena adanya kesalahan sistem yang membuatnya ditolak masuk ke sekolah impiannya melalui jalur afirmasi.

"Iya ini akan kami proses langsung masa yang jarak jauh bisa masuk dengan jalur ini, sedangkan yang jaraknya dekat tidak bisa, tapi sekali lagi kami minta maaf karena ini memang benar-benar sistem yang tolak," kata dia lagi.

Sementara itu, orang tua calon siswa itu, N Indah Wahyuni merasa senang dan haru sebab berkas anaknya diterima oleh pihak SMAN 9 Bandarlampung setelah ditolak dua kali.

"Ya bersyukur akhirnya berkasnya masuk, emang jarak rumah kami dekat dari sekolah jadi anak saya tidak perlu ngongkos untuk sekolah. Bahkan anak saya sudah tidak mau melanjutkan pendidikannya karena berkasnya ditolak oleh SMAN 9 Bandarlampung selama dua kali karena emang anak saya maunya sekolah di sini karena dekatnya itu," ujarnya pula.
Baca juga: Siswa SMAN 9 Bandarlampung Kunjungi LKBN ANTARA Lampung
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar