ASN Metro Meninggal Karena DBD

id DBD, ASN meninggal, kena DBD

Lisa istri Almarhum Azhari Pamungkas menunjukkan foto keluarga (Antara Lampung/Hendra Kurniawan)

Suami saya itu sebelumnya di rawat di Klinik Azizah Metro. Setelah dirawat disana kondisinya semakin memburuk, kemudian di rujuk ke RSUD Abdoel Moeloek
Metro (Antaranews Lampung) - Azhari Pamungkas (30), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Metro, meninggal karena menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Korban yakni Azhari Pamungkas (30) warga Kelurahan Mulyojati,  Kota Metro,  bekerja sebagai bendahara di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman,  meninggal dunia di
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moelok Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB.  

"Suami saya itu sebelumnya di rawat di Klinik Azizah Metro. Setelah dirawat disana kondisinya semakin memburuk, kemudian di rujuk ke RSUD Abdoel Moeloek," kata Lisa istri korban. 

Dia menceritakan, sebelumnya korban mengalami demam selama beberapa hari. Pihak keluarga yang tidak merasa curiga hanya membawa korban berobat ke Puskesmas setempat.

"Dikira sakit biasa, makanya hanya dibawa ke Puskesmas. Beliau juga masih aktif, hanya mengeluh badannya pegal-pegal," katanya. 

Pada Minggu (11/2)  malam, korban tidak sadarkan diri. Pihak keluarga membawa korban ke RS Muhammadiyah Metro. Namun, karena rumah sakit penuh pihak keluarga berinisiatif membawa ke Klinik Azizah. 

"Di klinik itu sempat dirawat sehari semalam. Nah disitu setelah di diagnosa trombositnya sudah 3.500.  Trombosit sudah segitu harus dirawat di ICU. Akhirnya dibawa ke RSUD Abdoel Moeloek," tambahnya.

Korban meninggalkan dua orang anak masih balita. Putri sulungnya berumur empat tahun dan putra bungsu baru menginjak usia dua tahun.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar