Padangtambak percontohan kampung literasi Lampung Barat

id lamban baca, padang tambak, lampung barat, kampung literasi

Padangtambak Pekon (Kampung) Literasi Kabupaten Lampung Barat (Foto: Humas Lampung Barat)

Alhamdulilah, penerapan Perbup Literasi Nomor 19 Tahun 2018 dan agenda pencanangan Lampung Barat Kabupaten Literasi beberapa waktu yang lalu perlahan mulai membuahkan hasil. Kini berbagai komunitas dan jejaring literasi semakin tumbuh dan bermunculan
Lampung Barat (Antaranews Lampung) - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengharapkan semua pihak terus bergerak dan bersinergi mewujudkan cita-cita bersama menjadikan Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi termasuk merealisasikan Padangtambak sebagai Pekon (Kampung) Literasi.

"Alhamdulilah, penerapan Perbup Literasi Nomor 19 Tahun 2018 dan agenda pencanangan Lampung Barat Kabupaten Literasi beberapa waktu yang lalu perlahan mulai membuahkan hasil. Kini berbagai komunitas dan jejaring literasi semakin tumbuh dan bermunculan," kata Parosil, di Liwa, Lampung Barat, Selasa.

Menurut Parosil yang juga dijuluki Bupati Kopi ini, saat ini lahir pula puluhan taman/pojok baca di beberapa tempat di Lampung Barat.

Semua itu, menurut dia, dilakukan secara gotong royong oleh rakyat yang sadar.

"Tak hanya itu, saat ini, secara bersama, pekon literasi di Padangtambak Waytenong sedang proses pembangunan. Mudah-mudahan tak lama lagi terwujud," katanya pula.

Terkait pembangunan pekon literasi, Parosil Mabsus, mantan guru honorer yang dipercaya mengemban amanah rakyat memimpin Lampung Barat ini, mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi perkembangan gerakan literasi di Pekon Padangtambak di Waytenong baik itu para donatur, penggiat literasi semua tingkatan, relawan, aparatur pemerintahan, khususnya bagi warga yang sudah ikhlas membantu pemerintah dengan menjadikan rumah pribadinya sebagai lokasi lamban baca.

"Terima kasih kepada saudari Ester Jusuf dengan Rebung Cendaninya, bapak Camat Way Tenong, Peratin Padangtambak, Perpusda Lampung Barat, relawan literasi, dan semua pihak terkait yang turut berpartisipasi. Ingat ya, perjuangan masih panjang, jangan ngoyo, masih ada hari esok, simpan dan pergunakan baik-baik energi kita dalam berliterasi di Lampung Barat. Tetap semangat, dan jangan pernah lelah berbuat kebaikan," kata Bupati lulusan FKIP Universitas Lampung ini lagi.

Gerakan Literasi Lampung Barat sebagai salah satu barometer keberhasilan penerapan Peraturan Bupati tentang Literasi sebagai panduannya, dan menjadi sarana advokasi dan edukasi untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Lampung Barat yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang cerdas, inovatif, dan berpengetahuan.

Keseriusan dan komitmen tersebut juga sudah dituangkan lewat Peraturan Bupati No. 19 Tahun 2018 untuk menjadikan daerahnya sebagai kabupaten literasi.

 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar