
Batas akhir 1 Mei 2026, dukungan Lampung-Banten jadi tuan rumah PON 2032

Dari 10 provinsi, termasuk Lampung, sudah tujuh provinsi yang fix membubuhkan tanda tangannya pada surat dukungan sebagai tuan rumah, Lampung dan Banten
Bandarlampung (ANTARA) - Dukungan untuk memperkuat Lampung dan Banten sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII/ 2032 terus mengalir, seiring dengan proaktifnya KONI Provinsi Lampung melakukan pendekatan dan kunjungan langsung ke beberapa daerah, khususnya di Sumatera.
"Dari 10 provinsi, termasuk Lampung, sudah tujuh provinsi yang fix membubuhkan tanda tangannya pada surat dukungan sebagai tuan rumah, Lampung dan Banten," kata Waketum II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria, dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.
Ia menyebutkan tujuh provinsi di Sumatera yang sudah memberikan dukungan baik secara langsung maupun melalui telepon, antara lain Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Riau, Bengkulu dan Sumatera Utara.
"Meskipun masih ada dua provinsi yang belum terkonfirmasi, namun kami yakin Sumatera solid mendukung Lampung-Banten,” katanya.
Riagus mengatakan bahwa khusus untuk pulau Sumatera, tidak ada perlu dikhawatirkan, karena bagaimanapun dukungan dan solidaritas se-Sumatera dinilai masih sangat baik.
Setelah ini pada 2026, sebelum Mei, Lampung akan merampungkan untuk mendulang dukungan dari Pulau Kalimantan dan Sulawesi.
"Rencana ke depan kami masih menyusunnya, kapan waktu untuk berkunjung dan menggalang dukungan. Kesepakatannya, 18 Lampung dan 18 Banten. Karena peserta PON saat ini ada 38 provinsi ditambah 1 dari IKN jadi 39 kontingen. Khusus untuk IKN, Banten dan Lampung bersama-sama ke sana,” tambahnya.
Menurut dia, Lampung harus mencari dukungan untuk pulau Sumatera, Kalimantan, NTT, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara. Sementara Banten akan merangkul KONI pulau Jawa, Bali, Sulawesi, NTB dan Papua.
"Pendaftaran tuan rumah PON ini akan ditutup pada 1 Mei 2026. Di sini nanti juga akan dilakukan visitasi atau kunjungan ke venue-venue sekaligus diverifikasi oleh tim dari pusat pada Juni 2026, Tahapan selanjutnya adalah validasi dan keabsahan diadakan di bulan Juli 2026,” katanya.
Hal penting lainnya, lanjut Riagus, yakni melakukan presentasi yang harus dilakukan oleh KONI Lampung dan KONI Banten, yang dijadwalkan berlangsung bulan Agustus 2026 di Jakarta.
“Finalisasinya pada rakornas bulan Agustus juga dimana akan ditentukan daerah mana yang disahkan menjadi tuan rumah PON XXII tahun 2032. Jadi selama tahun 2026 ini justru secara maraton pekerjaannya sangat banyak dan penting,” tambah Riagus.
Oleh karena itu, atas nama organisasi KONI Provinsi Lampung, ia meminta dukungan semua pihak terutama dari pemerintah provinsi Lampung dan Kabupaten Kota se-Lampung, agar semuanya bisa berjalan dengan lancar hingga penetapan sebagai tuan rumah PON XXIII tahun 2032.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
