Lampung Selatan (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyasar sebanyak 16.694 ibu hamil pada program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit hepatitis.
"Sebanyak 16.694 ibu hamil di Kabupaten Lampung Selatan telah diperiksa, tujuannya untuk menghindari penularan penyakit hepatitis kepada anak," kata Pelaksana Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lamsel, Anisa, Kamis.
Menurut dia, penularan hepatitis B, C, dan D secara vertikal dari ibu ke anak umumnya secara langsung ketika hamil melalui plasenta yang akan dibawa sampai anak tersebut lahir serta melalui air liur dan ASI.
Meskipun penularan hepatitis B bisa terjadi kepada siapapun, kata dia, mayoritas penularan terjadi secara vertikal dari ibu ke anak sehingga pencegahannya menjadi prioritas bagi wanita hamil.
Dia mengungkapkan bayi yang terinfeksi hepatitis B kemungkinan untuk menjadi kronis dan sirosis hati mencapai 80 persen, sehingga sangat penting untuk memutus penularannya.
“Kami juga terus melakukan upaya untuk pencegahan seperti sosialisasi di posyandu, hingga koordinasi dengan faskes (DPM, BPM, klinik) terkait skrining ibu hamil,” ucapnya.
Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para ibu hamil, untuk bersama-sama mencegah penularan penyakit hepatitis dengan melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat
