
Bulog: Cadangan beras pemerintah di Lampung capai 168 ribu ton

Kutu pada beras tidak bisa dipungkiri bisa ditemukan, tapi kami secara berkala telah melakukan perawatan.
Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyatakan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) di Provinsi Lampung mencapai 168 ribu ton.
"Stok beras yang kami kelola sampai dengan akhir tahun kemarin itu berjumlah 168 ribu ton. Dan stok beras ini tersimpan di gudang," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung Rindo Safutra di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan stok beras yang ada di gudang tersebut merupakan bagian dari cadangan beras pemerintah, yang sewaktu-waktu dapat dikeluarkan sesuai penugasan yang diberikan kepada Bulog oleh pemerintah.
"Jadi penugasannya nanti bisa melalui berbagai saluran seperti melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), lalu bisa melalui bantuan pangan, dan juga untuk membantu saat terjadi gawat darurat bencana. Tetapi semuanya dapat dikeluarkan berdasarkan penugasan dari pemerintah serta Badan Pangan Nasional," katanya.
Untuk tahun 2026, pihaknya sampai saat ini belum dapat penugasan secara resmi untuk penyaluran cadangan beras pemerintah yang ada atau pengadaan.
"Tapi tentu kami menunggu penugasan tersebut. Hanya memang yang masih kami lakukan saat ini adalah penyaluran SPHP, sedangkan untuk bantuan pangan belum ada informasi selanjutnya," ucap dia.
Menurut dia, pihaknya pun terus berupaya menjaga mutu beras yang tersimpan di gudang, dengan melakukan perawatan dan pengelolaan berkala setiap satu atau dua bulan sekali.
"Kutu pada beras tidak bisa dipungkiri bisa ditemukan, tapi kami secara berkala telah melakukan perawatan. Baik dilakukan fumigasi maupun penyemprotan dan ketika beras akan disalurkan. Kami cek dulu serta pastikan bahwa itu baik dan layak untuk masyarakat, baik itu beras SPHP maupun bantuan pangan," tambahnya.
Baca juga: Bantuan pangan Lampung di 2025 telah tersalurkan 100 persen
Baca juga: Serapan jagung Bulog Lampung tercatat 19 ribu ton selama 2025
Baca juga: Bulog Lampung tercatat serap 202.564 ton panen gabah selama 2025
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
