
Bayi usia 27 hari di Gaza meninggal karena cuaca ekstrem

Kematian al-Agha menambah jumlah anak yang meninggal di Jalur Gaza akibat cuaca dingin ekstrem
Gaza (ANTARA) - Seorang bayi berusia 27 hari meninggal akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada Sabtu.
Menurut berbagai sumber medis, bayi pemilik nama Aisha Ayesh al-Agha itu meninggal di Kota Khan Younis akibat cuaca dingin yang parah.
Kematian al-Agha menambah jumlah anak yang meninggal di Jalur Gaza akibat cuaca dingin ekstrem sejak awal musim menjadi delapan orang.
Kematiannya terjadi di tengah krisis bantuan kemanusiaan yang parah dan minimnya pasokan pemanas.
Sejumlah sumber memperingatkan bahwa insiden tersebut menyoroti parahnya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan pengungsi yang tinggal di tenda-tenda rawan yang tidak mampu menahan cuaca dingin.
Penduduk di Jalur Gaza kekurangan tempat tinggal dan perawatan medis. Mereka juga kekurangan pasokan pemanas akibat kelangkaan bahan bakar di tengah kondisi cuaca yang buruk, badai, dingin dan disertai hujan.
Sumber: WAFA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bayi usia 27 hari di Gaza meninggal akibat cuaca ekstrem
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
