Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berdaya saing global dilakukan Pascasarjana Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya dengan menjalin kolaborasi perguruan tinggi lain di luar negeri.
Kolaborasi tersebut dikembangkan melalui program pascasarjana gelar ganda (double degree) dengan Sharda Unversity dan Universitas Teknikal Malaka (UTeM) Malaysia, menurut Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika IBI Darmajaya, Nisar Zaidal, S.Kom, M.T., di Bandarlampung, Senin (24/3), bertujuan agar para lulusan memperoleh kesetaraan internasional.
Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan Pascasarjana IBI Darmajaya banyak terserap di dunia kerja, tak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional, kata dia.
Dalam kerja sama tersebut, mahasiswa Program Studi Magister Teknik Informatika dan Magister Manajemen bekesempatan untuk meraih dua gelar sekaligus (`dual degree`) dari IBI Darmajaya dan perguruan tinggi luar negeri yang dipilih.
Dual degree ini akan berdurasi selama dua tahun, satu tahun pendidikan di IBI Darmajaya dan satu tahun sisanya di perguruan tinggi luar negeri yang dituju, ujarnya menjelaskan.
"Nantinya, mahasiswa ini akan mengikuti perkuliahan seperti biasanya. Sebelum mereka menyelesaikan kuliahnya, kemudian diberi pilihan untuk melanjutkan ke Program Double Degree. Mereka yang tertarik bisa langsung mendaftarkan diri, untuk kemudian kami ajukan. Setelah dinyatakan lulus, mereka bisa langsung melanjutkan studi di antara kedua perguruan tinggi tersebut," kata Nisar pula.
Kerja sama dual degree, kata dia, dilakukan pada Program Master Manajemen, Pemasaran, Sumber Daya Manusia (SDM), Sistem Informasi dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.
"Harapannya melalui kerja sama ini bisa mendukung penguatan kapasitas mahasiswa pada kedua program," ujar Nisar, didampingi Kaprodi Magister Manajemen, Dr. Anuar Sanusi, M.Si.
Direktur Pascasarjana IBI Darmajaya, Prof. Dr. Bambang Sumitro, M.S., atasnama Rektor IBI Darmajaya, Dr. Andi Desfiandi, SE, MA., mengatakan salah satu fokus utama pascasarjana dalam meningkatkan kualitas pelayanan adalah dengan melakukan perbaikan secara berkelanjutan (continuous improvement) dari segala aspek, mulai dari infrastruktur, SDM pengajar, sarana prasarana, kurikulum dan kerja sama internasional.
"Untuk hasil yang maksimal, kami harus siap memperbaiki diri secara terus-menerus. Tenaga pengajar kami, terdiri dari satu profesor, 60 persen doktor dari dalam dan luar negeri, 20 persen masih menempuh pendidikan S-3. Tahun 2015, mudah-mudahan 80 persen tenaga pengajar kami sudah doktor," ujar Prof. Bambang.
Kerja sama dengan luar negeri, khususnya di bidang penelitian dan kurikulum juga tengah digencarkan Pascasarjana IBI Darmajaya.
"Dalam hal penelitian, beberapa dosen kami telah mengirimkan jurnal internasional, dan untuk pengembangan kurikulum, kami tidak hanya menggandeng perguruan tinggi di Malaysia dan India, tetapi juga merambah ke Prancis dan Thailand. Jadi Program Double Degree tidak hanya di Sharda dan UTeM, tetapi juga perguruan tinggi lainnya di Prancis dan Thailand," katanya lagi.
