19 provinsi ikut kejurnas angkat berat di Pringsewu

id kejurnas angkat berat, pringsewu, lampung

19 provinsi ikut kejurnas angkat berat di Pringsewu

Atlet angkat berat tengah mengangkat barbel pada Kejurnas Angkat Berat Senior di Padepokan Gajah Lampung, Pringsewu (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) -
Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pengprov Pabersi) mengikuti Kejurnas Angkat Berat 2022 di Padepokan Gajah Lampung, Pringsewu, pada 23 hingga 27 Oktober 2022.

"Sebanyak 158 lifter dari 19 Pengprov Pabersi ikut dalam kejurnas ini," kata Ketua
Ketua Umum Pabersi, Anna Maria, di Pringsewu, Senin.


Sebanyak 19 provinsi itu, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Kemudian, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

Anna menyebutkan sebanyak 158 lifter yang mengikuti kejurnas terdiri atas putra 98 orang dan putri 61 orang yang akan bertanding di 16 kelas. Sedangkan atlet cadangan ada 13 lifter yakni 6 putra dan 7 putri.

"Pertandingan sepanjang Kejurnas dipimpin oleh wasit nasional dari PB Pabersi," ujarnya.

Anna dalam kesempatan itu mengatakan kejurnas ini merupakan yang pertama digelar di Lampung.

Kejurnas ini tak lepas dari peran dan perjuangan tokoh angkat besi dan angkat berat Indonesia, yakni Imron Rosadi.

"Imron Rosadi adalah sosok yang berjuang lebih dari 50 tahun memperjuangkan angkat berat tanpa kenal lelah. Sampai usianya yang ke-80 tahun tetap berjuang dan tidak mau mundur selangkahpun bukan saja demi nama Pringsewu dan tetapi juga nama Indonesia di kancah internasional," tambah Tin Ting panggilan akrab Anna Maria.


Sekdaprov Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik serta mendukung kejuaraan nasional ini.

"Kami akan terus mendukung dan menyemangati agar prestasi para atlet Lampung terus meningkat," pungkasnya.

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.