Gandeng swasta, Disnaker Kota Madiun beri pelatihan kuliner UMKM

id Pemkot Madiun,kota madiun,pelatihan UMKM,pelatihan kuliner UMKM,UMKM,UMKM kota Madiun,ajinomoto bakery

Gandeng swasta, Disnaker Kota Madiun beri pelatihan kuliner UMKM

Peserta UMKM kuliner mengikuti pelatihan bisnis dan pembuatan pastry di Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (26/10/2021). Pelatihan yang digelar Rumah Sandiagauno Indonesia bekerja sama dengan Kinarya Kitchen Store dan Ajinomoto Bakery dengan mendatangkan Chef Soni diikuti sekitar 22 pelaku UMKM kuliner yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dalam kreasi dan inovasi produk. (ANTARA/Louis Rika)

Madiun (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Madiun, Jawa Timur, menggandeng swasta untuk memberikan pelatihan di bidang kuliner kepada sejumlah pelaku UMKM di wilayah setempat guna menambah keahlian dan bisa berkembang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Madiun Agus Mursidi di Madiun, Selasa mengatakan pihak swasta yang terlibat, di antaranya adalah Rumah Sandiagauno Indonesia, Ajinomoto dan Kinarya Kitchen Store dengan narasumber koki dari Ajinomoto, yakni Chef Soni Yosef.

"Kami memberikan apresiasi kepada Ajinomoto dan Kinarya Kitchen Store yang telah menyelenggarakan pelatihan kuliner berupa pembuatan kue panggang bagi para pelaku UMKM di Kota Madiun," ujar Agus Mursidi saat membuka kegiatan pelatihan pembuatan pastry.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam melaksanakan pemberdayaan kepada masyarakat, khususnya UMKM. Pemerintah juga perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dari swasta karena swasta juga punya andil di dalam menguatkan posisi UMKM.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada Ajinomoto dan Kinarya Kitchen Store atas usahanya dalam menumbuhkan dan mengembangkan bisnis pastry di kalangan UMKM Kota Madiun," katanya.

Ia menjelaskan bisnis kuliner tak pernah surut peminat, bahkan bisa dibilang menjadi primadona dan laris di saat pandemi COVID-19. Kuliner menjadi salah satu sektor bisnis tahan krisis ekonomi, karena masyarakat masih membutuhkan makan dalam kondisi apapun.

Melihat fakta semakin menjamurnya para pelaku usaha UMKM baru, kata dia, ternyata hal itu dibarengi dengan munculnya berbagai pelatihan bisnis yang diselenggarakan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

Pelatihan tersebut, menurut Agus, tentunya menjadi tempat mendapatkan ilmu dan solusi terhadap berbagai pertanyaan dan masalah yang biasanya muncul jika seseorang akan membuka bisnis maupun mengelola bisnis tersebut.

"Untuk itu, pada pelatihan kali ini harapan kami, agar bapak narasumber dapatnya memberikan ilmunya, supaya peserta memperoleh pengetahuan bagaimana cara membuat pastry yang enak dan menarik sehingga pelaku usaha kecil dapat bersaing dan mengembangkan usaha yang muaranya peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM," katanya.

Penggagas pelatihan sekaligus pemilik Kinarya Kitchen Store Endah Sri Wahyuni mengatakan pelatihan pembuatan kue panggang dipilih karena peluang pasarnya cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Kota Madiun.

"Hal itu ditunjang dengan kondisi Kota Madiun yang banyak kafe maupun hotel, sehingga pelaku UMKM bisa memasok pastry-nya ke kafe, selain tentunya dijual sendiri," kata Endah.

Menurutnya, animo para pelaku UMKM bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan tersebut cukup besar, namun pihaknya terpaksa membatasi kapasitas hanya sekitar 22 peserta karena pandemi.

"Ini memang baru pertama kali digelar. Ke depan, kami akan menggandeng UMKM lain di wilayah sekitar Madiun, seperti Ngawi, Magetan dan Ponorogo," katanya.

Chef Ajinomoto Soni yang memandu demo pembuatan kue panggang menunjukkan bagaimana membuat makanan itu yang renyah dan lembut dengan menggunakan adonan setengah jadi dari Ajinomoto Bakery.

"Saya melihat di Kota Madiun belum banyak yang memakai pastry. Karenanya, pangsa pasar pastry sangat menjanjikan, baik untuk pastry biasa maupun yang kekinian," kata Chef Soni.

Pihaknya berharap, peluang bisnis bagi UMKM tersebut dapat terus meningkat seiring dengan dukungan dari pemerintah daerah serta perusahaan produsen.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021