Polisi Militer gelar karya bhakti dan baksos di Pringsewu

id lampung, pringsewu

Polisi Militer gelar karya bhakti dan baksos di Pringsewu

Detasemen Polisi Militer Kodam II/3 Lampung melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dan Bhakti Sosial yang dipusatkan di Monumen Gajah Mada, Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo (Antaralampung/Doc Pemkab Pringsewu)

Bandarlampung (ANTARA) - Detasemen Polisi Militer Kodam II/3 Lampung melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dan Bhakti Sosial yang dipusatkan di Monumen Gajah Mada, Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin (14/6/21).



Kegiatan dalam rangka memperingati HUT Corps Polisi Militer ke-75 ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Komandan Detasemen Polisi Militer Kodam II/3 Lampung, Letkol CPM Hanri Wira Kusuma, serta sejumlah pejabat Polisi Militer dan Pemkab Pringsewu, serta pamong dan tokoh masyarakat setempat.



Komandan Detasemen Polisi Militer Kodam II/3 Lampung Letkol CPM Hanri Wira Kusuma, mengatakan pihaknya sengaja datang ke Monumen Gajah Mada Panggungrejo, Pringsewu, adalah untuk mengingat perjuangan Bapak Mustaja, sebab karena berkat perjuangannya, Corps Polisi Militer ada di Lampung.



“Waktu masa perjuangan dulu, masih gabungan Kompi C Garuda, yang semua komposisinya adalah Polisi Militer, dan bertahan di daerah Panggungrejo,” katanya.



Hanri mengungkapkan hubungan antara Gajah Mada dengan Polisi Militer, serta sejarah digunakannya simbol Gajah Mada oleh Corps Polisi Militer.



“Awal mula, sesepuh-sesepuh Polisi Militer, pada saat mau mencari Panca Dharma Corps, saat bersemedi, terdengar suara Gajah Mada yang mengatakan mengenai Panca Dharma yaitu Kesatria, Bijaksana, Pantang mundur, Kebesaran hati dan Kejujuran. Sehingga kemudian, Panca Dharma tersebut diambil oleh sesepuh Polisi Militer, serta dijadikan sebagai Panca Dharma Corps Polisi Militer,” ungkapnya.



Lebih lanjut dikatakan bahwa antara Polisi Militer dengan gajah mada ini mempunyai hubungan yang erat, sehingga dipakai simbol gajah mada. Selain itu, beliau adalah orang yang telah mempersatukan Nusantara. Pihaknya juga menyatakan patut berbangga dan berterima kasih kepada tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta Pemerintah dan Forkopimda Pringsewu yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.



“Kepada Wakil Bupati Pringsewu, saya berharap Panggungrejo bisa dijadikan daerah binaan khusus. Kegiatan Karya Bhakti dan Bhakti Sosial dalam rangka HUT Polisi Militer di lokasi ini terakhir dilaksanakan pada tahun 1997 dan kembali dilaksanakan pada tahun 2021 ini. Maka dari itu, mulai saat ini, saya canangkan, setiap HUT Polisi Militer kita wajib untuk datang ke Tugu Gajah Mada dan melaksanakan karya bhakti serta bhakti sosial di Panggungrejo. Tugu ini juga akan menjadi catatan generasi Polisi Militer. Kalau di Jawa Timur punya Trowulan, maka di Lampung punya Panggungrejo. Ini akan menjadi sejarah terus menerus, dan setiap tahun pada peringatan HUT Polisi Militer, kita akan datang ke Panggungrejo, Pringsewu ini,”pungkasnya



Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, sangat mendukung diselenggarakannya kegiatan Karya Bhakti dan Bhakti Sosial Detasemen Polisi Militer Kodam II/3 Lampung, serta menyatakan senang dan bangga, kegiatan dalam rangka HUT Polisi Militer tersebut dilaksanakan di tempat yang sangat bersejarah bagi perjalanan dan keberadaan Corps Polisi Militer di Provinsi Lampung.

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar