Harga kelapa sawit di Mesuji Lampung turun, petani mengeluh

id harga kelapa sawit turun,kelapa sarwit turun,kelapa sawit mesuji

Harga kelapa sawit di Mesuji Lampung turun, petani mengeluh

Buah kelapa sawit. (Antaralampung.com/Raharja)

"Hampir setiap memasuki menjelang Natal dan Tahun Baru harga sawit di daerah ini turun tanpa sebab yang jelas. Padahal kebutuhan justru makin meningkat," kata Ardi, seorang petani di Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Minggu.
Mesuji (ANTARA) - Petani di Kabupaten Mesuji, Provinsi lampung,mengeluhkan rendahnya harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dipatok para pedagang pengumpul atau toke menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, dari semula Rp800 per kilogram turun menjadi Rp600/kg.

"Hampir setiap memasuki menjelang Natal dan Tahun Baru harga sawit di daerah ini turun tanpa sebab yang jelas. Padahal kebutuhan justru makin meningkat," kata Ardi, seorang petani di Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Minggu.
Baca juga: Harga kelapa sawit naik di Mesuji Lampung

Tidak hanya dirinya saja yang mengeluhkan rendahnya harga TBS kelapa sawit di daerah ini, termasuk kalangan petani di wilayah yang berada sejauh 30 kilometer dari pabrik setempat.

Selain itu, petani di wilayah ini juga mempertanyakan penyebab harga jual tandan buah segar kelapa sawit turun setiap memasuki menjelang Natal dan Tahun Baru, bahkan harga sawit dalam seminggu sebanyak tiga kali mengalami penurunan.

Ia mengatakan, saat ini mayoritas petani di wilayah ini jarang yang memberikan pupuk bahan penyubur tanaman kelapa sawit, karena pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran. 

Dia berharap, harga jual tandan buah segar kelapa sawit milik petani setempat naik, agar bisa untuk membeli pupuk bahan penyubur tanaman sehingga produksi tanaman kelapa sawit akan meningkat. 
Baca juga: Harga kelapa sawit di Mesuji turun 25 Persen
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar