Latihan Evakuasi Bencana Minimalkan Korban

id sutopo purwo nugroho

Latihan Evakuasi Bencana Minimalkan Korban

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat memberikan keterangan pers (ANTARA /Fakhri Hermansyah)

...Hujan yang mengguyur desa selama tiga hari berturut-turut membuat alat peringatan dini longsor atau "landslide early warning system" (LEWS) tidak bekerja optimal...

Jakarta (ANTARA Lampung) - Latihan evakuasi bencana yang dilakukan oleh warga Desa Batu Hampar, Kayu Aro Barat, Kerinci, Jambi bermanfaat meminimalisasi korban saat longsor benar-benar terjadi di desa tersebut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan longsor yang terjadi di Desa Batu Hampar pada Jumat dini hari tidak menimbulkan korban jiwa karena kesigapan dalam evakuasi.

Longsor menimbun dua rumah yang dihuni tujuh orang, namun tidak menyebabkan korban jiwa. Sebanyak 21 rumah mengalami retak dan 87 KK mengungsi pascalongsor.

Berdasarkan informasi dari Kepala Desa Batu Hampar, lanjut Sutopo, warga desa dan Tim Siaga Bencana telah melakukan simulasi evakuasi bencana sebanyak dua kali pada 2016 sehingga melatih kesiagaan warga terhadap longsor.

Hujan yang mengguyur desa selama tiga hari berturut-turut membuat alat peringatan dini longsor atau "landslide early warning system" (LEWS) tidak bekerja optimal.

Longsor juga mengakibatkan alat LEWS yang dipasang oleh tim Universitas Gadjah Mada roboh.

"LEWS tidak hanya bermuatan sistem teknis berupa instrumen tetapi juga terintegrasi dengan sistem sosial. Komponen masyarakat sebagai responden utama pada saat bencana yang terkoneksi ke organisasi yang lebih tinggi. Kekuatan tertinggi ada di masyarakat desa," kata Sutopo.

Sutopo mengatakan alat LEWS juga bermanfaat dalam evakuasi 100 keluarga di Desa Neuhun Masjid Raya Aceh Besar, Aceh pada November 2016. Desa ini merupakan wilayah relokasi korban tsunami 2004 yang berlokasi di lahan bekas bukit yang dipotong untuk pemukiman.

Pada 2016 BNPB telah memasang 17 LEWS di beberapa daerah seperti di Kabupaten Kerinci, Purworejo, Maluku Tengah, Sikka, dan Manokwari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang dibantu oleh Tim Siaga Bencana, TNI dan relawan telah mengungsikan masyarakat terdampak. BPBD juga masih melakukan pendataan di lapangan. (Ant)

Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.