Pemburu Topan Ikut Tewas Diterjang Tornado Oklahoma

id TIGA PEMBURU TOPAN TERMASUK 13 KORBAN TEWAS AKIBAT TORNADO DI OKLAHOMA

Oklahoma (Antara/Reuters) - Tiga pemburu topan termasuk di antara 13 orang yang tewas akibat tornado yang memporak-porandakan seluruh Oklahoma tengah pada Jumat (31/5), sehingga mempertegas tingginya resiko untuk melacak tornado.

Peristiwa itu juga memaksa media memikirkan lagi cara mereka meliput angin puting beliung.

Tim Samaras (55) --pemburu topan terkenal dan pendiri perusahaan penelitian tornado, Twistex-- tewas di pinggiran Oklahoma City, El Reno, bersama putranya, Paul Samaras (34), dan Carl Young (45), ahli meteorolgi Twistex, demikian satu pernyataan dari saudara Tim Samaras, Jim Samaras.

"Ia akan sangat dikenang sebagai seseorang yang berusaha membantu menyelamatkan nyawa," kata Jim Samaras kepada Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia mengatakan saudaranya telah melakukan banyak penelitian dan pekerjaan dengan menggunakan alat penelitian dan alat lain untuk memperoleh data ilmiah dari topan.

"Ia tewas saat melakukan apa yang ia cintai dan benar-benar mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain," katanya.

Lima tornado memasuki daratan Oklahoma Tengah dan mengakibatkan banjir bandang cuma 11 hari setelah satu angin puting beliung dengan kategori EF5, tingkat yang paling kuat, mengoyak pinggiran Oklahoma City, Moore, dan menewaskan 24 orang.

Kantor Kepala Pemeriksa Media Oklahoma pada Ahad (2/6) menyatakan peningkatan jumlah korban jiwa jadi 13, setelah sebelumnya menyatakan 10 orang tewas.

Jumlah korban jiwa itu meliputi empat anak kecil.

Pada Ahad, pemerintah di Negara Bagian tetangga Missouri mengkonfirmasi tiga orang lagi tewas akibat banjir yang dipicu oleh topan kuat pada Jumat.

Orang yang disebut para pemburu topan dengan seksama melacak topan, kekuatan topan, mengumpulkan penelitian dan membuat rekaman video untuk mengisi acara stasiun televisi dan pecinta Internet dengan gambar dramatis.

"Terlalu dini untuk mengatakan secara khusus bagaimana tornado ini mungkin mengubah cara kami meliput cuaca ekstrem, tapi kami tentu saja berencana mengkaji dan membahas kejadian ini," kata David Blumenthal, Juru Bicara bagi The Weather Channel. Tim Samaras dan Young pada masa lalu telah bekerja untuk saluran cuaca tersebut.

Tiga pegawai saluran itu menderita luka parah ketika kendaraan "sport-utility" mereka terlempar sampai 183 meter oleh angin kencang saat mereka memburu topan di El Reno pada Jumat (31/6).

Di satu lapangan yang dikenal karena orang yang berani mengambil risiko untuk memperoleh gambar video dramatis mengenai tornado, Tim Samaras dipandang sebagai profesional yang berhati-hati dan ketertarikannya ialah penelitian ketimbang "mencari uang", kata teman dan rekan sesama pemburu topan, Tony Laubach.

Dalam beberapa wawancara, Tim Samaras mengatakan ia telah tertarik pada tornado sejak ia masih kecil, ketika ia terpaksa menyaksikan film "The Wizard of Oz", yang menampilkan tokoh utamanya tersapu ke dunia lain oleh tornado.

Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.