Pencarian nelayan hilang di Lampung Timur terkendala oleh cuaca

id Lampung Timur,Pencarian korban hilang ,Nelayan kuala Penet

Pencarian nelayan hilang di Lampung Timur terkendala oleh cuaca

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban hilang di perairan Lampung Timur. ANTARA/HO-Basarnas Lampung

Tim SAR gabungan masih terus berusaha melakukan pencarian hingga memperluas area pantau, namun hingga saat ini masih belum membuahkan hasil

Lampung Timur (ANTARA) - Tim SAR gabungan menyatakan proses pencarian terhadap seorang nelayan bernama Nurdin (46) warga Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai yang dinyatakan hilang saat mencari ikan di Perairan Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terkendala cuaca ekstrem.

Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara saat dihubungi dari Lampung Selatan, Kamis, menjelaskan hingga hari keenam pencarian terhadap korban masih belum membuahkan hasil.

“Tim SAR gabungan masih terus berusaha melakukan pencarian hingga memperluas area pantau, namun hingga saat ini masih belum membuahkan hasil,” kata dia.

Ia menjelaskan, tim di lapangan berjibaku menyusuri area laut menggunakan satu unit kapal milik Basarnas dan kapal nelayan. Hanya saja, dalam melakukan pencarian pihaknya terkendala cuaca buruk dan ombak yang cukup besar.

“Iya, saat ini hampir setiap sore turun badai sehingga menyulitkan tim untuk melakukan pencarian,” ucapnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap berjuang mencari keberadaan korban bahkan pencarian akan terus dilakukan hingga hari ketujuh.

Menurut dia, peristiwa korban jatuh terjadi pada hari Jumat (9/1), sekitar pukul 17.00 WIB, saat KM Aldo Putra 02 berlayar menuju muara Kuala Penet pulang dari melaut.

Setibanya di tujuan, nakhoda kapal KM Aldo Putra 02 atas nama Nurdin beserta ABK bernama Ardi dan As melipat palang alat tangkap jaring.

“Setelah selesai melipat palang alat tangkap Ardi dan As segera berpindah ke buritan kapal untuk membereskan jaring, namun mereka tidak menemukan Nurdin,” ucapnya.


Baca juga: Tim SAR gabungan cari nelayan yang hilang di Perairan Kuala Penet Lampung Timur

Baca juga: Dua lokasi di Lampung diverifikasi masuk pembangunan KNMP tahap dua

Baca juga: Prabowo targetkan bangun 1.100 kampung nelayan, kejar swasembada pangan 2026

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.