Lampung mulai siapkan pasokan pangan jelang Ramadhan

id Pemprov Lampung, jelang Ramadhan, ketersediaan pangan, pangan lampung

Lampung mulai siapkan pasokan pangan jelang Ramadhan

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto saat memberi keterangan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Kementerian Dalam Negeri telah memberikan arahan kepada pemerintah daerah, agar pekan depan mulai mempersiapkan ketersediaan pasokan pangan

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai menyiapkan ketersediaan pasokan pangan di daerahnya menjelang Ramadhan guna menjaga konsumsi masyarakat.

"Kementerian Dalam Negeri telah memberikan arahan kepada pemerintah daerah, agar pekan depan mulai mempersiapkan ketersediaan pasokan pangan. Serta melakukan pengendalian harga menjelang bulan Ramadan, sebab di Februari sudah memasuki Ramadhan dan konsumsi masyarakat pasti meningkat," ujar Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan untuk mempersiapkan pasokan pangan menjelang Ramadhan, pihaknya telah meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan kerjasama dengan off taker penyedia bahan pangan.

"Mulai dari saat ini kami sudah mempersiapkan ketersediaan stok pangan terutama bahan pokok konsumsi masyarakat untuk Ramadhan. Off taker bawang merah, bawang putih, cabai merah sudah disiapkan, dan untuk telur ayam serta daging ayam sudah berkoordinasi dengan Pinsar Petelur serta para peternak," ucap dia.

Dia melanjutkan Pemerintah Provinsi Lampung pun telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta kota untuk mempersiapkan pasokan pangan di tingkat kabupaten dan kota di wilayahnya.

"Selain memastikan pasokan pangan menjelang Ramadhan, juga dipastikan inflasi terjaga. Saat ini tingkat inflasi tahunan Lampung stabil di 1,25 persen dan menjadi terendah nomor dua secara nasional. Untuk penyumbang inflasi rata-rata dari volatile food," ucap dia.

Ia menjelaskan meski volatile food seperti bawang merah, cabai merah, bawang putih dan beras menyumbang inflasi, namun harga masih dalam rentang stabil serta mulai mengalami penurunan harga.

"Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih mulai turun harganya. Telur juga mulai stabil, yang pasti inflasi harus tetap terjaga dengan baik agar saat Ramadhan harga bahan pangan tetap stabil," tambahnya.

Menurut dia, pihaknya pun akan terus memastikan keterjangkauan harga, salah satunya dengan melakukan gerakan pasar murah ataupun strategi menjaga stabilitas harga lainnya.

"Kemudian juga kami harus melakukan pengendalian harga untuk mengantisipasi terjadinya gejolak-gejolak harga menjelang Ramadhan. Karena biasanya selama tiga tahun ini fenomena harga mulai bergejolak menjelang Ramadan sampai dengan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi," ujar dia.

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.