Pertamina dan Pemprov Lampung sidak stok elpiji di pangkalan

id Pertamina, elpiji, stok, sidak

Pertamina dan Pemprov Lampung sidak stok elpiji di pangkalan

Pertamina dan Pemprov Lampung sidak elpiji tabung 3 kg (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region Sumbagsel bersama Pemerintah Provinsi Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan stok elpiji 3 kilogram di pangkalan, di akhir bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Sidak berlangsung di wilayah Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Selatan," kata Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan, dalam keterangannya di Bandarlampung,  Rabu. 

Ia menyebutkan, kegiatan sidak dan pengecekan tersebut dihadiri oleh Tim Pertamina Sales Area yang diwakili oleh Sales Branch Manager (SBM) Rayon III Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Agen LPG PSO PT Karya Jitu Esa Jaya, Agen LPG PSO PT Blora Mustika dan Hiswana Migas.

Sidak kali ini dilakukan di beberapa pangkalan elpiji 3 kg antara lain di Pangkalan Beflobil dan Pangkalan Oloan Sihombing di Kecamatan Kota Bumi Lampung Utara dan pangkalan di Desa Bangunan Kecamatan Palas Lampung Selatan. 

Kegiatan tersebut berupa pengecekan stok tabung isi, terkait harga eceran tertinggi (HET) dengan pemilik pangkalan, serta melakukan wawancara dengan pengecer di sekitar pangkalan.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam memantau pendistribusian elpiji 3 kg bersubsidi di wilayah Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Selatan.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Pertamina agar elpiji 3 kg bersubsidi tepat sasaran dan sesuai keperuntukannya yaitu bagi rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro dalam kegiatan pengolahan makanan menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1442 H," tambah Umar.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa temuan pada pangkalan Beflobil, diantaranya tidak dapat menunjukkan Logbook bulan April 2021, selain itu dalam melakukan pengisian paraf Logbook bulan Mei 2021 dilakukan oleh pangkalan bukan oleh konsumen. 

Saat Sidak ditemukan pula pangkalan melayani pembelian tabung ke konsumen lebih dari 4 tabung sehingga terindikasi penyaluran tidak tepat sasaran dan saat sidak pangkalan tidak kooperatif.

Melihat temuan tersebut, Pertamina akan melakukan tindakan baik berupa teguran hingga sanksi tegas kepada pangkalan dan agen elpiji 3 kg yang berbuat curang atau nakal.

Sales Branch Manager III Lampung, Fresly Leo Chandra Hutapea menyatakan bahwa tidak akan mentolerir jika ada pangkalan yang ‘nakal'.

Pihaknya akan memberikan sanksi berupa pengurangan alokasi atau bahkan pemutusan hubungan usaha (PHU).

Pertamina akan senantiasa memastikan ketersediaan stok dan penyaluran elpijj 3 kg di Kabupaten Lampung Utara khususnya di Kecamatan Kota Bumi dan Kota Bumi Selatan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dalam kondisi aman. 

Pertamina sangat berterimakasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berupaya menjaga pendistribusian elpiji 3 kg bersubsidi tepat sasaran dan sesuai peruntukannya. 

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyaluran dan Pendistribusian LPG, bahwa fungsi pengawasan Pertamina sebagai badan usaha yang ditunjuk untuk menyalurkan elpiji  bersubsidi, adalah mulai dari agen hingga pangkalan. Artinya, titik terakhir pendistribusian adalah di pangkalan, dan bukan di pengecer.

Pertamina terus berupaya dan memastikan stok tercukupi menjelang lebaran dan harga di pangkalan sesuai dengan HET. Selain masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro, dapat menggunakan elpiji non subsidi yang tersedia dalam kemasan Bright Gas. 

"Bagi masyarakat yang akan beralih dapat memanfaatkan penukaran tabung elpiji 3 kilogram ke Bright Gas yang menarik dari Pertamina," tutup Umar.

 
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar