Lampung Kembangkan Durian Montong Lokal

id Durian Lampung

Lampung Kembangkan Durian Montong Lokal

Seorang pedagang durian di Bandarlampung memilih durian bagus dengan mencium bau khasnya. (ANTARA Lampung/Hisar Sitanggang)

Kendati lebih kecil dibandingkan buah durian montong asal Thailand, tetapi isi buahnya cukup banyak dan rasanya lebih legit dan manis

LAMPUNG - Pekebun di Kota Bandarlampung Provinsi Lampung terus mengembangkan pembudidayan durian montong lokal karena memiliki cita rasa lebih manis dibandingkan durian montong impor asal Thailand.

"Kendati lebih kecil dibandingkan buah durian montong asal Thailand, tetapi isi buahnya cukup banyak dan rasanya lebih legit dan manis," kata Tarman, pedagang buah durian di Sukadanaham Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan, budi daya tanaman durian montong lokal terdapat di kawasan Sukadanaham Bandarlampung dan sekitarnya.

Harga buah durian monotong lokal itu jauh lebih murah dibandingkan durian montong impor yang banyak di jual di supermarket.

"Durian montong lokal dijual antara Rp60.000 hingga Rp70.000 per buah untuk ukuran besar," kata dia.

Sukadanaham merupakan kawasan perbukitan dan banyak terdapat pohon durian sehingga banyak pengunjung yang memilih lokasi itu untuk membeli buah durian.

Ia mengatakan, beberapa pemilik kebun durian di kawasan itu telah mengembangkan pembudidayaan durian montong sejak beberapa tahun lalu.

Durian lokal di kawasan itu juga cukup diminati oleh konsumen karena memiliki cita rasa yang cukup unik meskipun buahnya tidak terlalu besar.

Di kawasan itu juga dijadikan objek wisata durian di Bandarlampung dan selalu ramai dikunjungi warga untuk menikmati cita rasa buah itu pada saat musim buah itu.

Berdasarkan pantauan di daerah perbukitan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat Bandarlampung menunjukkan pedagang buah durian itu berjejer menjual dagangannya di sepanjang jalan kawasan itu.

Buah durian itu ditumpuk di depan jalan dan ada pula yang tergantung di atas pondokan tempat berjualan buah itu.

Harga buah durian itu pun bervariasi tergantung besar kecilnya.

Samino, pengunjung kawasan objek wisata buah durian itu mengatakan, lokasi pedagang buah durian cukup menarik dikunjungi mengingat kawasan itu berada di perbukitan.

"Selain menikmati citarasa buah durian. Pengunjung juga dapat menikmati panorama suasana alam perbukitan," kata dia.

Wawan, salah seorang pengunjung objek wisata buah durian lainnya mengatakan, kawasan itu menjadi tempat favorit warga untuk menikmati buah durian.

Menurutnya, di sisi Barat kawasan itu, pengunjung juga dapat melihat panorama eksotis kawasan pesisir dari atas perbukitan.

Harga buah durian yang ditawarkan pedagang juga cukup variatif tergantung besar kecilnya.

"Buah durian itu harganya masih terjangkau kocek antara Rp10.000 hingga Rp40.000 per buah," kata dia.

Di lokasi itu terdapat tugu buah durian sebagai ikon kawasan itu sebagai penghasil buah dengan kulit berduri tersebut.

Buah durian yang dijual pedagang di kawasan itu berasal dari beberapa daerah di Lampung seperti Kota Agung, Wonosobo Kabupaten Tanggamus, dan sejumlah kawasan di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.

Pembeli tidak hanya datang dari kawasan Kemiling dan sekitarnya tetapi juga beberapa daerah lainnya di Kota Bandarlampung, dan pedagang menjual durian itu hingga larut malam.

(ANTARA/A054)

Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.