BRMP Lampung: Taman Agro Modern Natar dukung modernisasi pertanian

id Taman agro modern, pertanian lampung, pertanian modern

BRMP Lampung: Taman Agro Modern Natar dukung modernisasi pertanian

Ilustrasi- Lahan denplot lada yang ada di Taman Agro Modern Natar milik BRMP Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Untuk meningkatkan modernisasi pertanian di Lampung, kami berupaya melakukan show window Taman AgroModern di KP Natar

Bandarlampung (ANTARA) - Balai Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung menyatakan pengembangan Taman Agro Modern Natar menjadi wadah bagi pengembangan modernisasi pertanian di daerah tersebut.

"Untuk meningkatkan modernisasi pertanian di Lampung, kami berupaya melakukan show window Taman AgroModern di KP Natar," ujar Kepala Balai Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung Endro Gunawan di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan Taman AgroModern tersebut akan diberdayakan sebagai taman teknologi pertanian, dimana di dalam komplek tersebut akan dilaksanakan bimbingan teknis untuk mendukung pelaksanaan hilirisasi yang harus berlangsung dari hulu sampai hilir.

"Taman Agro Modern tersebut akan menjadi etalase pengembangan modernisasi pertanian. Komponen yang ada dalam Taman Agro Modern Natar meliputi precision irigation, smart green house, perbenihan kultur jaringan tanaman pisang, lada dan kopi," katanya.

Ia melanjutkan Taman Agro Modern Natar nantinya juga akan dibuat selayaknya taman eduwisata untuk anak sekolah, dengan konsep pertanian modern. Sehingga dapat menjembatani pelaksanaan penelitian dengan peningkatan varietas unggul lokal dan modernisasi pertanian.

"Melalui presition farming di situ irigasi sudah tidak memakai ember lagi, tapi otomatis menggunakan teknologi, dan artificial intelligence. Akan tetapi ini masih dalam lingkup percobaan, dan akan membuat smart green house (SGH) layaknya hidroponik untuk melon atau tanaman musim seperti sayuran terutama yang bukan tanaman tahunan," ucap dia.

Ia mengatakan dalam skala percobaan tersebut pihaknya pun akan melakukan uji coba penaburan benih dengan drone dalam rangka menerapkan pertanian modern.

"Selain itu kami mencoba mengembangkan pula bibit unggul lokal kalau di Lampung, ada pisang, kakao, kopi, lada, vanili. Ini menjadi upaya untuk menjembatani dalam menciptakan varietas unggul lokal," tambahnya.

Kemudian, di lokasi tersebut tersedia pula pengembangan teknologi budidaya hingga pasca panen. Disiapkan pula kebun percobaan, kebun induk, denplot, dan demonstrasi farming.

Ia menjelaskan dalam pengembangan teknologi pertanian serta pertanian modern pihaknya pun memfasilitasi pelatihan dan bimbingan teknis bagi petani yang ingin meningkatkan kreativitas membuat bibit ataupun klon tanaman.

"Di kebun percobaan Natar kami memiliki juga kebun induk yang sudah disertifikasi. Jadi petani bisa belajar sembari mengaplikasikan dengan membuat denplot, serta untuk para petani bisa mempelajari sambung pucuk dari indukan yang bersertifikat," tambahnya.

Baca juga: Alumni Itera kembangkan inovasi pengering hasil panen pertanian portabel

Baca juga: Pemprov Lampung sebut Gerakan Tanam Cabai untuk antisipasi kenaikan harga

Baca juga: BRMP Lampung sebut tata kelola lahan dan ketersediaan air dorong IP 300

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.