Wisata baru Kampung Sungai Biuku di Banjarmasin dihijaukan

id Penanaman pohon di Banjarmasin, wisata kampung Biuku Banjarmasin, wisata Banjarmasin

Wisata baru Kampung Sungai Biuku di Banjarmasin dihijaukan

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama unsur masyarakat melakukan penanaman pohon di wisata Kampung Sungai Biuku. (ANTARA/HO)

Penanaman pohon di Sungai Biku, lanjutnya, merupakan usaha bersama agar kawasan yang telah dibuat menjadi kampung wisata itu lebih alami.
Banjarmasin (ANTARA) - Objek wisata baru Kampung Sungai Biuku di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dihijaukan dengan penanaman seribu pohon, Jumat.

Penanaman pohon di objek wisata alam di pinggiran Banjarmasin yang baru diresmikan tersebut dipimpin Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Menurut Wali Kota,  penanaman pohon ini sebagai Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA).
Baca juga: Jogja Bike menjelajahi kampung wisata di Yogyakarta

Dia menyatakan penanaman pohon tersebut merupakan dukungan dari pemerintah dan seluruh komponen masyarakat di kota ini untuk menyelamatkan kondisi air di Kota Banjarmasin.

Penanaman pohon di Sungai Biku, lanjutnya, merupakan usaha bersama agar kawasan yang telah dibuat menjadi kampung wisata itu lebih alami.

"Tempat ini telah kami tetapkan sebagai kampung wisata dengan suasana pinggir sungai, suasana kehidupan budaya sungainya, dan dengan nuansa kehidupan kampungnya," ucapnya.

Pemkot Banjarmasin, katanya lagi, mengapresiasi langkah masyarakat setempat bersama pihak kecamatan dan kelurahan, yang telah menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di kota ini.
Baca juga: Kampung wisata jadi andalan Yogyakarta gaet wisatawan mancanegara

Untuk itu, Ibnu Sina menyatakan, Pemkot Banjarmasin akan selalu bersedia membantu pencapaian target pembentukan wisata Kampung Sungai Biuku.

"Kami dari pemerintahan siap membantu proses pembangunan wisata Kampung Sungai Biuku dengan semampu dan sebisa kami," tuturnya.

 Kota Banjarmasin yang dijuluki kota seribu sungai terus membangun sektor pariwisata berbasis sungai, di mana ikon wisatanya adalah Sungai Martapura dan pasar terapung.

Bahkan pemerintah kota sudah berkomitmen membangun ibu kota provinsi Kalsel ini sebagai kota sungai terbaik di Indonesia.
Baca juga: Kelola wisata kampung adat pemerintah desa di Sumba Barat menggunakan Dana Desa


 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar