Wakapolda : Pemilu Hajat Seluruh Elemen Bangsa

id Wakapolda Lampung, Brigjen Teddy Minahasa, pemilu

Wakapolda Lampung Brigjen Teddy Minahasa Putra (Antara Lampung/HO)

Pemilu bukan hajat KPU, Bawaslu, TNI, juga Polri, namun sudah hajatnya seluruh elemen bangsa Indonesia. Karena itu, segala bentuk pelanggaran, seperti politik uang harus kita hindari

Mesuji (ANTARA) - Wakapolda Lampung Brigjen  Teddy Minahasa Putra mengatakan bahwa Pemilu yang digelar 17 April 2019  adalah hajat seluruh elemen bangsa Indonesia.



"Pemilu bukan hajat KPU, Bawaslu, TNI, juga Polri, namun sudah hajatnya seluruh elemen bangsa Indonesia. Karena itu, segala bentuk pelanggaran, seperti politik uang harus kita hindari," ujar Teddy, dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandarlampung,  Kamis. 



Teddy pada acara Pemilu bersama masyarakat Mesuji di Taman Keanekaragaman Hayati, Desa Mekarjaya, Kecamatan Tanjungraya,  Kabupaten Mesuji, Rabu (12/3) menyebutkan bahwa  kerawanan yang dimaksud oleh pihak kepolisian adalah dalam aspek terorisme, konflik sosial, rusuh sosial, juga sabotase.



Menurutnya, secara pribadi yang harus dihindari adalah politik identitas yakni suku, agama, dan ras, karena semua itu dapat memecah belah bangsa.



Mantan Kapolda Banten itu menjelaskan, saat ini di Mesuji ada 601 TPS, sedangkan anggota Polres Mesuji hanya ada 189 personel yang artinya ada 412 TPS yang tidak terjaga oleh polisi.



"Kekurangan personel ini akan menjadi pertimbangan kami, namun kekurangan anggota polisi sebenarnya dapat diatasi apabila partisipasi masyarakat tinggi terhadap pemilu, dan sejumlah potensi kerawanan yang ada," kata Wakapolda.



Dalam kesempatan itu, tokoh adat Mesuji, Mat Jaya sempat menyebutkan jika pihaknya optimistis jika Pemilu akan berjalan dengan aman, damai dan sejuk.



"Saya sebagai Ketua Adat Mesuji optimistis Pemilu 2019  dapat berjalan dengan aman," ujar Mat Jaya.



Pada talk show tersebut bertindak sebagai pembicara diantaranya Dirkrimum Polda Lampung, Kombes Bobby Marpaung, Komisioner KPU Handy Mulyaningsih serta pengamatan politik Himawan Indrajat. 

Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar