Mesuji (Antaranews Lampung) - Hujan lebat dalam sepekan terakhir mengakibatkan banjir terjadi di Desa Simpang Pematang Kabupaten Mesuji. Banjir terjadi karena kapasitas sungai tidak mampu menampung volume air hujan yang menyebabkan ratusan rumah terendam dan warga mengungsi, demikian informasi yang dihimpun Antara di Mesuji, Rabu .
Sehubungan itu, saat diminta pendapatnya, warga mengaharapkan pemerintah memberikan bantuan berupa air bersih, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian layak. Ari salah satu korban banjir mengatakan bahwa banjir tahun ini di desanya lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Banjir kali ini dapat dikatakan besar. Sebab, ketinggian air sudah mencapai selutut orang dewasa. Banjir terjadi hanya karena diguyur air hujan dua malam berturut-turut," katanya.
Penyebab banjir yang terjadi di desa itu tidak lain dikarenakan sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan karena terjadinya pendangkalan sungai oleh lumpur dan sampah masyarakat.
Banjir juga mengakibatkan terputusnya ruas jalan di desa sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total.
