Kendari (ANTARA Lampung) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan program komunikasi informasi dan edukasi (KIE) perahu nelayan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Peluncuran itu ditandai dengan pelepasan 50 kapal nelayan oleh kepala BKKBN Pusat, Surya Chandra Surapaty, di Jembatan Kuning Teluk Kendari, Senin, kapal itu untuk menyampaikan pesan ber-KB kepada nelayan dan warga pesisir di kota itu.
Kegiatan itu dihadiri oleh Wali Kota Kendari, Asrun, Kepala BKKBN Sultra, Ali Ismail, unsur TNI, pejabat terkait dan ratusan warga kecamatan Abeli karena dirangkaikan pelayanan KB ditempat itu.
Saat tiba di lokasi, kepala BKKBN disambut oleh grup musik bambu yang dimainkan murid SD Abeli yang melantunkan mars BKKBN dan Maju Tak Gentar.
Surya mengapresiasi upaya yang dilakukan BKKBN Sultra bekerja sama Pemerintah Kendari dalam penyampaian komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat pesisir dengan cara melibatkan para nelayan.
"Harapan kita dengan peluncuran KIE perahu nelayan ini bisa meningkatkan pengetahuan warga tentang KB dan meningkatkan kesertaan KB di kota ini," katanya.
Menurur Surya, berbicara kependudukan ada tiga hal yang menjadi fokus utama yakni kuantitas, kualitas, mobilitas penduduk.
"Berbicara kuantitas harus dikendalikan, berbicara kualitas harus ditingkatkan dan berbicara mobibitas maka harus dilakukan pemerataan penyebaran penduduk," katanya.
Wali kota Kendari, Asrun, mengapresiasi dukungan BKKBN Pusat dan daerah terhadap pembangunan kekuarga di Kota Kendari.
"Kita berharap peluncuran KIE perahu nelayan ini akan berikan pengetahuan lebih kuas kepada nelayan terkait pentingnya ikut KB," katanya.
Ia mengatakan, pada pembangunan dewasa ini bukan hanya fisik dan infrastrujtur yang harus digalakkan, tetapi bangun sumber daya manusia berkualitas baik.
"Progran kependudukan keluarga berencana dan pendidikan keluarga atau KKBPK adalah hal dibutuhkan masyarakat seiring tingginya laju pertumbuhan penduduk saat ini," katanya.(Ant)
