Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Kekhawatiran banyak pihak atas ketidaksiapan logistik pemilihan gubernur Lampung mulai terjawab.
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung mulai mendistribusikan logistik pilgub setempat yang bersamaan waktunya dengan pemungutan suara Pemilu Legislatif pada 9 April 2014.
Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, di Bandarlampung, Rabu (26/3), mengatakan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.20 WIB sudah tiba logistik Pilgub Lampung berupa surat suara yang dicetak di Kudus, Jawa Tengah.
Logistik ini adalah surat suara yang diangkut truk tronton perdana dari Kudus telah sampai di kantor KPU Lampung, dengan membawa logistik surat suara Pilgub Lampung 2014.
Nanang menyebutkan, surat suara ini segera didistribusikan untuk enam kabupaten dan kota di Lampung, yakni Lampung Timur, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Waykanan, dan Lampung Barat.
Dalam rakor bersama KPU kabupaten/kota se-Lampung hari ini (Rabu) dipastikan enam kabupaten itu mendapatkan pengiriman logistik pilgub lebih dulu karena dinilai daerahnya lebih sulit dijangkau dibandingkan kabupaten dan kota lainnya.
Prioritas distribusi logistik pilgub Lampung ini adalah pada tempat pemungutan suara (TPS) di daerah yang terpencil dan tersulit di seluruh Lampung, baru kemudian pada TPS di daerah-daerah yang relatif lebih mudah dijangkau.
Selanjutnya dalam waktu dekat akan datang logistik pilgub Lampung selanjutnya yang secara bertahap juga segera didistribusikan ke kabupaten/kota lainnya di seluruh Lampung hingga secara keseluruhan sampai ke TPS yang dituju pada waktunya.
Pelaksanaan Pilgub Lampung bersamaan Pemilu Legislatif 9 April 2014 sempat menimbulkan kekhawatiran banyak pihak akan sulit terlaksana dengan baik, mengingat waktunya yang dinilai sudah mepet, sementara persiapan masih belum maksimal.
Kondisi itu terjadi menyusul dampak tarik menarik kepentingan yang membuat ketidakpastian pelaksanaan pemungutan suara pilgub Lampung, sampai tiga kali dijadwalkan oleh KPU Lampung namun tertunda, akibat belum tersedia anggaran yang diperlukan.
Tapi setelah Pemprov Lampung bersama DPRD menyetujui dukungan pendanaan yang diperlukan untuk tahun anggaran 2014 ini, pelaksanaan pilgub Lampung oleh KPU setempat dijadwalkan pemungutan suaranya pada 9 April 2014 bersamaan pemungutan suara Pemilu Legislatif.
Namun setelah itu pun, KPU Lampung didera masalah internal, menyusul pengunduran diri pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pejabat kuasa pengguna anggaran (KPA) serta bendahara KPU Lampung.
Para Komisioner KPU Lampung memutuskan PPK dan KPA ditangani langsung oleh Ketua KPU Lampung untuk menyelamatkan pelaksanaan Pilgub Lampung 2014 tidak sampai tertunda lagi, sedangkan bendahara KPU Lampung ditunjuk staf lain yang bersedia menjalankan tugas ini.
Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono bersama empat komisioner menyatakan kesiapannya melaksanakan pilgub berbarengan Pemilu Legislatif pada 9 April 2014, dan dipastikan logistik pilgub yang diperlukan akan dapat didistribusikan dengan baik sebelum hari H.
"Kami berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat Lampung untuk kelancaran pelaksanaan pilgub bersamaan Pemilu Legislatif," katanya.
