Metro mulai vaksinasi hewan ternak antisipasi PMK

id Vaksinpmk

Metro mulai vaksinasi hewan ternak antisipasi PMK

Petugas dari DKP3 Metro menyuntikkan vaksin PMK pada sapi milik Kelompok Ternak Tunas Lembu Karya di Kelurahan Yosodadi, Metro Timur, Kamis (30/6). (ANTARA/Hendra Kurniawan)

Metro (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) mulai melakukan vaksinasi hewan ternak sapi untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kamis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, vaksinasi untuk sapi ini dilakukan secara bertahap karena Kota Metro baru mendapatkan 500 dosis vaksin. 

"Ini vaksinasi perdana dan serentak diseluruh Indonesia. Dan vaksinasi sapi ini dilakukan secara bertahap karena kita mendapatkan 500 dosis vaksin," kata Bangkit.

Ke depan, Pemkot Metro akan mengalokasikan anggaran untuk membeli obat-obatan sebagai upaya untuk mencegah PMK ini semakin meluas. Sebab, sudah ada 13 sapi dan kambing di Kelurahan Rejomulyo yang terpapar PMK.

Selain itu, lanjut Bangkit, pemkot juga menurunkan sembilan dokter hewan untuk memantau seluruh sapi di Bumi Sai Wawai agar tidak terpapar penyakit tersebut. 

"Itu untuk pencegahan ya. Kalau penanganan sapi yang sudah terpapar itu kita juga lakukan, supaya sapinya sembuh dan penyakit ini tidak meluas lagi," jelasnya.

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno menjelaskan, vaksinasi sapi ini difokuskan pada peternak yang berada diwilayah berdekatan dengan Kecamatan Metro Selatan yakni Kecamatan Metro Barat dan Metro Timur.

"Jadi Metro Barat dan Metro Timur yang kita utamakan. Targetanya kita selesaikan besok vaksinasi ini. Vaksinasi ini bertahap karena kita mendapat alokasi 500 dosis, sedangkan total sapi kita 8967 ekor," jelasnya.

Ia menuturkan, vaksin untuk mencegah PMK ini aman dan tidak akan memberikan efek samping kepada sapi, karena itu peternak tidak perlu takut. 

"Iya tidak ada efek sampingnya. Dan kalau sesuai SOP dari Kementan sapi ini harus mendapat tiga kali vaksin supaya tidak terpapar PMK ini," ucapnya.

Heri menambahkan, tidak ada tambahan kasus PMK di Kota Metro dan sapi di Kelurahan Rejomulyo yang terpapar penyakit tersebut sudah mulai berangsur sembuh.

"Sudah mulai sembuh, kemudian juga sudah mau makan. Sebelumnya kan tidak mau makan," tambahnya.
Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2022