Tinggi badan membuat Alya dan Ajeng masuk tim voli kualifikasi Olimpiade

id bola voli putri,Alya Anastasya ,Ajeng Viona Adelea

Tinggi badan membuat Alya dan Ajeng masuk tim voli kualifikasi Olimpiade

Tim bola voli putri yang akan mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade 2020 di Nakhon Ratchasima, Thailand, 7 sampai 12 Januari 2020. (ANTARA/HO/PP PBVSI)

Jakarta (ANTARA) - Tinggi badan menjadi pertimbangan sekaligus meloloskan Alya Anastasya dan Ajeng Viona Adelea menjadi bagian dalam timnas voli putri untuk turnamen kualifikasi Olimpiade 2020, demikian disampaikan pelatih Octavian.

"Kita mau lihat apakah anak-anak junior bisa menyesuaikan diri, karena kita diarahkan cari pemain-pemain baru yang tingginya masuk kriteria," kata Octavian saat dihubungi dari Jakarta, Minggu.



Octavian menuturkan bahwa sebenarnya ada beberapa kandidat lain untuk dimasukkan dalam tim, namun karena keterbatasan waktu saat ini baru kedua pemain tersebut yang terpantau.

Pemain outside hitter Jakarta Elektrik Alya Anastasya memiliki tinggi badan 177 cm, sedangkan pemain muda asal Belitung, Ajeng, bertinggi badan 176 cm.

Alya dan Ajeng merupakan dua wajah baru di timnas bola voli putri. Pemain-pemain lain di tim tersebut merupakan para pemain yang tampil di SEA Games 2019 Filipina.



Masuknya Alya dan Ajeng membuat dua pemain yang turut membawa Indonesia memenangi medali perunggu pada SEA Games silam tidak dipanggil lagi. Keduanya adalah Hany Budiarti dan Wintang Sakti

Tim bola voli putri Indonesia akan mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade 2020, di Nakhon Ratchasima, Thailand. Pada turnamen tersebut Indonesia menghuni Pool B bersama Korea Selatan (Korsel), Kazahkstan, dan Iran.

Hanya tim juara turnamen yang berhak mendapatkan tiket untuk tampil di Olimpiade 2020 sebagai wakil Asia.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar