Satu warga Kota Metro meninggal karena DBD

id DBD,warga metro dbd,dbd metro

Satu warga Kota Metro meninggal karena DBD

Ilustrasi DBD. (Ist)

"Kami dari puskesmas baru tahu juga pagi ini, karena pasien meninggal di Rumah Sakit Mardiwaluyo, dan selama ini pasien tidak berobat ke puskesmas," kata Kepala Puskesmas Banjarsari, Metro Utara, drg Dwi Yanti.
Metro (ANTARA) - Seorang anak, AW (9), warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung meninggal akibat terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Sabtu pagi.

"Kami dari puskesmas baru tahu juga pagi ini, karena pasien meninggal di Rumah Sakit Mardiwaluyo, dan selama ini pasien tidak berobat ke puskesmas," kata Kepala Puskesmas Banjarsari, Metro Utara, drg Dwi Yanti. 
Baca juga: Wali Kota Metro Panggil Dinkes Terkait Kematian Pasien DBD

Ia menjelaskan, selama mengalami sakit, AW oleh pihak keluarga dibawa berobat ke bidan dan dokter praktik swasta. Namun, AW tidak kunjung sembuh.

Kemudian, pada Jumat (3/1) sore pihak keluarga membawa AW ke Puskesmas Rawat Inap Banjarsari. Namun, karena pasien sudah dalam keadaan kritis, pihak puskesmas merujuk AW ke RS Mardiwaluyo. 

"Waktu dibawa ke sini, info dari pihak keluarga seperti itu. Karena kondisinya kritis dirujuk ke RS Mardiwaluyo," ujarnya pula. 

Menurutnya, terjadinya kasus ini menjadi perhatian pihak Puskesmas Banjarsari. Petugas puskesmas setempat langsung turun ke lokasi kediaman warga itu, dan melakukan pengecekan.

"Kami sudah laporkan ke Dinkes dan besok pagi kami segera lakukan fogging," katanya pula. 
Baca juga: ASN Metro Meninggal Karena DBD

Dewi menambahkan, pihaknya sudah memastikan tidak ada warga lainnya yang terkena DBD di wilayah tersebut.

"Kami sudah mengecek warga sekitar, kami pastikan tak ada yang terjangkit virus demam berdarah dengue," katanya lagi. 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar