Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pelayanan publik dan pelayanan kesehatan di daerahnya harus tetap berjalan serta tidak terganggu adanya periode libur pergantian tahun di awal tahun 2026.
"Pelayanan publik terutama layanan kesehatan tidak boleh terganggu oleh agenda libur apapun," ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Jumat.
Ia pun melakukan pengawasan secara langsung untuk memastikan kehadiran serta kedisiplinan pegawai. Kemudian, ia meninjau juga kapasitas dan kualitas peralatan kesehatan yang tersedia di RSUD Abdul Moeloek untuk menjamin pelayanan bagi masyarakat, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
"Pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama. Tidak boleh ada yang terganggu dengan kegiatan apa pun, sehingga masyarakat merasa puas dan mendapatkan pelayanan prima dari pemerintah," katanya.
Gubernur menjelaskan pemerintah daerah pun berupaya meningkatkan kapasitas pelayanan pasien. Oleh karena itu, pembangunan gedung baru RSUD Abdul Moeloek menjadi sangat strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
"RSUD Abdul Moeloek merupakan rumah sakit rujukan terakhir dari seluruh rumah sakit di Provinsi Lampung. Karena itu pembangunan gedung baru ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan,” ucap dia.
Ia pun mengakui masih ada keluhan masyarakat terkait lambatnya penanganan pasien akibat keterbatasan kapasitas ruang perawatan. Meski demikian, pelayanan di RSUD tersebut saat ini telah menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan sebelumnya.
Terkait pengadaan sarana forensik yang memadai, ia memastikan fasilitas tersebut sedang dipersiapkan untuk mendukung penyelesaian masalah kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak.
"Keberadaan fasilitas forensik ini sangat penting, terutama untuk penanganan kasus kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak, agar dapat ditangani lebih cepat dan profesional," jelasnya.
Baca juga: Gubernur Lampung minta malam pergantian tahun dirayakan tanpa euforia berlebihan
Baca juga: Gubernur Lampung pastikan 500 pusat produksi pupuk organik cair desa telah terbangun
Baca juga: Gubernur Lampung: Penguatan infrastruktur dapat tingkatkan konektivitas
