Bandarlampung (Antara Lampung) - Rakata Institute merilis hasil hitung cepat Pemilu Presiden 2014 di Provinsi Lampung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih 52,46 persen, mengungguli Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang meraih 47,37 persen.
"Pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla mengungguli pasangan nomor urut satu dengan meraih 52,46 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merahi 47,37 persen," kata Direktur Eksekutif Eko Kuswanto, di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan dengan toleransi kesalahan adalah plus minus satu setengah persen (-1,50), sehingga perolehan suara calon presiden - wakil presiden tahun 2014 di Provinsi Lampung dari hasil hitung cepat ini bisa bergeser 1,50 persen ke atas dan bergeser 1,50 persen ke bawah dari nilai rata-rata.
Ia mengungkapkan bahwa kesimpulannyan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla diprediksi memenangkan pilpres tahun 2014 di Provinsi Lampung dengan suara 52,46 persen. Dengan tingkat partisipasi pemilih sebanyak 73,88%.
"Hasil akhir hitung cepat ini bukan merupakan hasil resmi pilpres di Provinsi Lampung. Hasil resmi pilpres di Provinsi Lampung tetap menunggu hasil rapat pleno KPU Lampung," kata dia.
Eko menjelaskan bahwa Rakata Institute melaksanakan hitung cepat dengan memilih 233 TPS yang tersebar secara proporsional di setiap kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung.
Ia melanjutkan sampel TPS dipilih dengan mengunakan metode "stratified random sampling".
"Prabowo-Hatta menang di tiga daerah di Lampung dari 14 daerah. Tiga daerah tersebut yakni Kota Bandarlampung, Kabupaten Tanggamus dan Lampung Utara," katanya.
Sedangkan, Jokowi-JK menang di 11 kabupaten di Lampung.
Perlu diketahui jumlah DPT pemilihan presiden Provinsi Lampung sebanyak 5.976.211, terdiri dari 3.065.193 pemilih laki-laki dan 2.911.018 pemilih perempuan. Jumlah tersebut akan meningkat, dengan jumlah pemilih tambahan sebanyak 10.961 dan TPS sebanyak 15.010.
