Pelindo Regional 2 Panjang gelar survei kepuasan pelanggan

id pelindo,pelabuhan panjang,survey kepuasan pelanggan

Pelindo Regional 2 Panjang gelar survei kepuasan pelanggan

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang melaksanakan kegiatan Survei Kepuasan Pelanggan untuk evaluasi kinerja layanan perusahaan. (ANTARA/HO-Pelindo)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang kembali melaksanakan kegiatan survei kepuasan pelanggan sebagai agenda rutin tahunan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh cabang Pelindo se-Indonesia.

Kegiatan yang dimulai pada 10 September 2025 ini diawali dengan penyebaran survei kepada nahkoda kapal yang sandar di Pelabuhan Panjang.

Selanjutnya, survei menjangkau shipping agent, cargo owner petikemas, serta cargo owner non-petikemas sebagai bagian dari pengguna jasa utama di lingkungan Pelabuhan Panjang.

Pada tahun ini, proses survei dilaksanakan secara daring melalui pemindaian barcode sehingga memudahkan responden dalam mengisi dan menyampaikan pendapat secara cepat, aman, dan transparan.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Imam Rahmiyadi dalam pernyataan, Jumat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kualitas layanan perusahaan, sehingga dapat menjadi dasar perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan di masa mendatang.

"Pelindo berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa. Melalui survei ini, kami berharap bisa mendapatkan masukan yang objektif dan konstruktif sehingga ke depan pelayanan kami dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan," ujar Imam Rahmiyadi.

Survei kepuasan pelanggan ini dilaksanakan secara berkala setiap tahun dan menjadi salah satu instrumen penting bagi Pelindo dalam mengukur tingkat kepuasan pengguna jasa serta menjaga keberlanjutan hubungan baik dengan mitra usaha.

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.