Bandarlampung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat luas panen padi di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai 597.480 hektare (ha) selama tahun 2025.
"Luas panen padi di Provinsi Lampung mencapai 597.480 ha selama 2025, atau mengalami kenaikan sebesar 65.760 ha atau 12,37 persen. Dibandingkan luas panen padi di 2024 sebesar 531.720 ha," ujar Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution dalam jumpa pers secara daring di Bandarlampung, Rabu.
Ia menambahkan potensi produksi gabah kering panen (GKP) di 2025 diperkirakan mencapai 3,86 juta ton GKP.
"Ini mengalami kenaikan sebanyak 493,10 ribu ton gabah kering panen atau 14,65 persen dibandingkan produksi gabah kering panen Lampung di 2024 yang jumlahnya sebanyak 3,37 juta ton GKP," katanya.
Sedangkan, lanjut dia, potensi produksi padi dalam bentuk gabah kering giling pada 2025 diperkirakan mencapai 3,20 juta ton GKP.
"Atau mengalami kenaikan sebanyak 408,88 ribu ton gabah kering giling atau 14,65 persen dibandingkan produksi padi gabah kering giling di 2024 sebanyak 2,79 juta gabah kering giling," ucap dia.
Ia mengatakan produksi beras pada 2025 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan bisa mencapai 1,84 juta ton beras.
"Potensi produksi beras ini mengalami kenaikan sebanyak 235,05 ribu ton beras atau 14,65 persen dibandingkan produksi beras di 2024 dengan jumlah produksi 1,60 juta ton beras," tambahnya.
Baca juga: BPS catat Indeks Pembangunan Manusia Lampung 2025 capai 73,98
Baca juga: BPS Lampung: 65,79 ribu orang terserap lapangan kerja hingga Agustus 2025
Baca juga: Ekonomi Lampung tercatat tumbuh 5,04 persen pada triwulan III 2025
