Bandarlampung (ANTARA) - Bupati Pesawaran terpilih Nanda Indira menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur jalan yang rusak di wilayahnya secara bertahap dalam lima tahun masa kepemimpinannya ke depan.
"Nanti titik-titik jalan rusak di Pesawaran akan kami perbaiki secara bertahap dan dimulai pada hari pertama saya kerja," kata Nanda Indira usai bersama Antonius Muhammad Ali dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Pesawaran periode 2025-2030 oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Rabu.
Menurut dia, banyak pekerjaan rumah yang harus yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, salah satunya persoalan jalan rusak.
"Kami akan turun langsung dan mengecek jalan mana saja yang rusak dan harus segera ditangani," tambahnya.
Pada sisi lain, Nanda mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan pasangannya, Antonius Muhammad Ali, untuk memimpin daerah tersebut selama lima tahun ke depan.
"Yang pasti, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran. Sudah mempercayai saya dan Pak Anton," katanya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berpesan kepada bupati dan wakil bupati Pesawaran terpilih mengenai pentingnya memperbaiki kinerja pemerintahan demi kemajuan daerah.
"Artinya fokus kerja pemerintahan bupati dan wakil bupati yang baru harus diarahkan untuk membenahi Kabupaten Pesawaran," katanya.
Menurut Gubernur, indikator keberhasilan pemerintahan daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat.
"Hal tersebut menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan. Meskipun memang pemerintahan daerah seringkali dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya," katanya.
Pasangan Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali terpilih sebagai Bupati-Wakil Bupati Pesawaran setelah usai unggul telak pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024 atas pasangan Supriyanto-Suriansyah.
PSU Pilkada Pesawaran yang digelar pada 24 Mei 2025 diikuti dua pasangan calon, yakni Supriyanto-Suriansyah Rhalieb yang diusung koalisi PPP dan Golkar. Kemudian pasangan Nanda Indira-Antonius M. Ali yang diusung koalisi PDIP, Gerindra, NasDem, PAN, PKB, PKS, PBB, PKN, Hanura, dan Perindo.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa KPU Kabupaten Pesawaran harus menyelenggarakan pemungutan suara ulang setelah salah satu pasangan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi pada Pilkada Serentak 2024.
Baca juga: MK tolak pengajuan sengketa hasil PSU Pesawaran
Baca juga: KPU Pesawaran gelar rapat pleno penetapan paslon terpilih hasil PSU
Baca juga: KPU tetapkan Bupati-Wakil Bupati Pesawaran
